KALTIMPOST.ID, SAMARINDA -- Calon jamaah haji (calhaj) asal Samarinda mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang keberangkatan haji tahun 2026. Pada musim haji kali ini, Samarinda terbagi dalam dua gelombang dengan total lima kelompok terbang (kloter) dari 17 kloter yang dilayani Embarkasi Balikpapan. Sejumlah tahapan kesehatan pun mulai dijalani jamaah sebagai bagian dari persyaratan wajib sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Salah satu rangkaian persiapan tersebut adalah kegiatan vaksinasi meningitis yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda. Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Senin (9/2), dan diikuti calon jamaah dari berbagai kloter. Selain vaksin meningitis sebagai syarat utama, jamaah juga dianjurkan untuk mendapatkan vaksin influenza sebagai perlindungan tambahan.
Para calon jamaah datang secara bertahap sesuai jadwal yang telah disampaikan melalui koordinasi kloter dan grup komunikasi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh jamaah dapat memenuhi persyaratan kesehatan sebelum masuk tahapan akhir persiapan keberangkatan. Pemeriksaan kesehatan lanjutan dan penguatan kondisi fisik menjadi fokus agar jamaah siap menjalankan ibadah haji yang membutuhkan stamina prima.
Salah satu calon jamaah haji, Muhammad Yusuf, yang tergabung dalam Kloter Balikpapan 16 Gelombang 2 asal Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. “Kesiapan fisik menjadi hal utama mengingat aktivitas ibadah haji yang cukup padat dan menuntut daya tahan tubuh,” ungkapnya.
Menurutnya, informasi terkait vaksinasi diterima melalui grup WhatsApp jamaah, sehingga ia dapat menyesuaikan jadwal dan persiapan sejak awal. Selain mengikuti pemeriksaan kesehatan, ia juga rutin menjaga pola makan dan aktivitas fisik bersama keluarga.
“Informasinya kami dapat dari grup WhatsApp, jadi diarahkan untuk suntik meningitis dan influenza,” singkatnya.
Dia jug menambahkan persiapan fisik turut dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mulai dari makan teratur, dan berolahraga ringan, rutin setiap hari. Misalnya jalan kaki sama sang istri yang juga berkesempatan mendampingi sebagai upaya melatih fisik. “Karena di sana jaraknya jauh dan memang kita harus betul-betul menjaga kesehatan sebelum berangkat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, ratusan calon calhaj asal Samarinda mengikuti kegiatan vaksinasi massal sebagai bagian dari persyaratan keberangkatan haji tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Puskesmas Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Senin (9/2). Kota Samarinda sendiri memperoleh kuota sebanyak 1.025 orang calon jamaah haji pada musim haji ini. (*)
Editor : Ismet Rifani