Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Reses DPRD Samarinda di Sungai Kapih: Warga Keluhkan Listrik, PDAM, Jalan dan Drainase Belum Merata

Bayu Rolles • Kamis, 12 Februari 2026 | 06:04 WIB

Suparno
Suparno
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kendati geliat pembangunan terus dipacu Pemkot Samarinda, namun kemajuan pembangunan itu belum sepenuhnya merata ke kawasan pinggiran.

Di RT 21, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan misalnya, persoalan infrastruktur dasar masih jadi keluhan warga. Mulai dari listrik yang terbatas, air bersih yang belum merata, hingga jalan lingkungan yang belum layak

Keluhan-keluhan itu mengemuka saat Anggota DPRD Samarinda, Suparno, menggelar reses di Gang Kasah, Selasa malam, 10 Februari 2026. Melalui forum serap aspirasi tersebut, warga menyuarakan keluhan yang selama ini terpendam.
Baca Juga: Update Kasus Roy Suryo Cs : 2,5 Jam Jokowi Jalani Pemeriksaan Tambahan di Polresta Surakarta

Ketua RT 21, Supriadi, menyoroti persoalan kelistrikan sebagai hambatan paling krusial. Ketiadaan tiang listrik sekunder membuat jaringan kabel tak mampu menjangkau rumah-rumah di dalam gang. 

Tiang listrik, kata dia, masih berhenti di jalan utama sehingga sebagian warga belum menikmati aliran listrik secara normal.

Selain listrik, warga juga menuntut perhatian pada semenisasi jalan dan pembangunan drainase agar akses lingkungan lebih layak. Cakupan layanan PDAM pun dinilai belum menyentuh seluruh rumah tangga di kawasan tersebut.

Aspirasi yang mengemuka tak melulu soal infrastruktur fisik. Kelompok Habsyi, Hadrah, hingga Dasa Wisma ikut menyuarakan kebutuhan perlengkapan untuk menunjang kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menanggapi beragamnya usulan warga, Suparno menegaskan komitmennya mengawal aspirasi warga hingga tahap pembahasan anggaran. 

"Dan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup masyarakat," katanya. 

Di sisi lain, politikus PAN itu mengingatkan warga pada keterbatasan fiskal daerah. Menurutnya, pembangunan harus dijalankan bertahap dengan skala prioritas yang terukur. 

Kendati demikian, Suparno memastikan aspirasi warga Sungai Kapih tidak akan berhenti sebatas catatan rapat. 

"Kami harus melihat kemampuan anggaran. Pembangunan mungkin dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas yang ketat. Yang pasti, suara warga Sungai Kapih akan saya kawal hingga terealisasi," katanya menutup. 

Editor : Uways Alqadrie
#dprd samarinda #walikota samarinda andi harun #dprd kaltim #pemkot samarinda #andi harun #Suparno