Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Samarinda Ulu Trima Dua Mesin Olah Plastik, Bank Sampah di Bukit Pinang Dibidik Produksi Paving Blok

Denny Saputra • Rabu, 18 Februari 2026 | 16:32 WIB
KERJA SAMA: Sujono (ketiga kanan) menerima dua peralatan pengolahan sampah menjadi paving blok, untuk bank sampah di Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (18/2)
KERJA SAMA: Sujono (ketiga kanan) menerima dua peralatan pengolahan sampah menjadi paving blok, untuk bank sampah di Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (18/2)

SAMARINDA- Dua unit peralatan sederhana pengolahan sampah plastik diserahkan melalui program CSR PT BBE kepada dua bank sampah di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (18/2). Bantuan ini ditujukan untuk mengolah limbah plastik tak bernilai menjadi paving blok bernilai ekonomi.

Program tersebut diharapkan mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka peluang usaha berbasis lingkungan di tingkat RT.

Dua mesin itu masing-masing diterima Bank Sampah Maju Bersama yang mencakup RT 15, RT 16, dan RT 17 serta Bank Sampah Sejahtera Bersama yang meliputi RT 06, RT 08, RT 09, dan RT 20.

Camat Samarinda Ulu Sujono, menjelaskan alat tersebut akan memanfaatkan plastik sisa sortir yang selama ini tak terserap pengepul besar. Alat ini berfungsi membuat paving blok dari bahan baku plastik yang sudah tidak produktif. “Jadi tidak ada lagi yang dibuang ke TPS,” ujarnya, Rabu (18/2).

Ia menerangkan, setiap satu paving blok membutuhkan sekitar dua kilogram plastik dengan nilai jual berkisar Rp 5-7 ribu per buah. Bahan baku diperoleh dari sampah rumah tangga yang dikumpulkan warga melalui kantong plastik besar yang telah dibagikan ke tiap RT. “Nanti tim bank sampah bersama ketua RT akan mengambil langsung ke rumah-rumah untuk dijadikan bahan pembuatan paving blok,” jelasnya.

Sujono menambahkan, sebelumnya perusahaan menjanjikan empat unit mesin, namun tahap awal baru diserahkan dua unit. Pihak kecamatan memastikan alat tersebut segera dimanfaatkan untuk produksi perdana dalam waktu dekat. “Ini akan segera kami operasikan agar manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Community Development (ComDev) PT BBE M Rifaldi Rachman menjelaskan program ini merupakan pengembangan dari proyek serupa yang telah berjalan di wilayah Separi, Kukar dan menjadi proyek percontohan perusahaan. Dia menyebut bantuan ini masih tahap awal, dan akan melihat perkembangannya.

“Kalau berjalan baik dan permintaan tinggi, tentu ada kemungkinan tambahan alat atau stimulus lain,” ujarnya.

Ia menegaskan perusahaan akan terus memantau progres di lapangan. Serta berharapan dengan dukungan ini sampah plastik di Samarinda bisa berkurang lebih cepat, terlebih plastik yang tidak bisa terurai. “Jadi mau tidak mau sampah plastik harus kita olah kembali, salah satunya bentuknya dibuat menjadi paving blok yang memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Camat Samarinda Ulu Sujono #CSR PT BBE #Bank Sampah Maju Bersama