Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir Distribusikan 1.106 Penerima Manfaat MBG ke Lima Sekolah

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 25 Februari 2026 | 14:31 WIB

LEPAS DISTRIBUSI: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri melepas armada distribusi MBG usai peresmian SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir, Rabu (25/2).
LEPAS DISTRIBUSI: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri melepas armada distribusi MBG usai peresmian SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir, Rabu (25/2).

 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Setelah diresmikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Rabu (25/2), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir langsung menyalurkan 1.106 penerima manfaat (PM) Makan Bergizi Gratis (MBG).

Distribusi MBG disalurkan ke lima sekolah di Samarinda. Distribusi perdana itu difokuskan pada menu kering selama Ramadan.

Kepala SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir Muhammad Ransyah menjelaskan, lima sekolah penerima manfaat tersebut yakni TK Fajar Harapan , TK Aisyiyah, SD 002 Samarinda, RA Tarbiyatussibyan, serta SD Muhammadiyah 2 Samarinda. Total penerima manfaat mencapai 1.106 siswa penerima manfaat.

"Itu distribusi perdana setelah launching. Totalnya 1.106 porsi untuk lima sekolah," ujarnya, Rabu (25/2).

Sebelum diresmikan, SPPG telah melakukan uji coba menu berupa ayam bakar yang didistribusikan ke sekolah dengan siswa nonmuslim. Selama Ramadan, menu yang dibagikan berbentuk paket kering.

"Untuk hari ini menunya roti, kurma, susu, kacang, dan abon. Nanti akan bervariasi supaya anak-anak tidak bosan. Buahnya juga akan berganti, seperti jeruk santang atau kelengkeng," jelasnya.

Distribusi dilakukan setiap hari sekolah, dengan operasional enam hari dalam sepekan. Khusus Sabtu, paket dirapel dan dikerjakan pada Jumat karena sebagian sekolah libur. Selama Ramadan, pembagian dilakukan satu kali sehari dan tetap diantar langsung ke sekolah, berbeda dari sebelumnya yang menyajikan menu basah.

Untuk kategori B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), Ransyah menyebut belum dilayani dan direncanakan mulai setelah Lebaran. Saat ini, SPPG memprioritaskan sekolah sebagai penerima manfaat.

Terkait pola kerja sama, dia menjelaskan operasional SPPG berada di bawah Yayasan Muhammadiyah yang bermitra dengan investor. Investor bertanggung jawab atas pengadaan sarana, prasarana, dan bahan baku, sementara SPPG berperan melakukan pengawasan kualitas dan harga.

 

"Pengadaan dari mitra investor. Kami mengawasi kualitas dan bahan bakunya agar tetap bagus. Lahan dari Muhammadiyah," pungkasnya.

Dengan distribusi perdana, SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir resmi beroperasi dan menjadi bagian dari perluasan layanan MBG di Kota Tepian selama Ramadan. (*)

Editor : Dwi Restu A
#muhammadiyah #SPPG #samarinda #Mbg