KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda bersama PT Pertamina Patra Niaga menggelar pertemuan di Hotel Fugo Samarinda, Selasa (4/3). Pertemuan itu membahas rencana pembangunan fuel terminal BBM di Kecamatan Palaran.
Proyek tersebut dinilai strategis untuk memperkuat pasokan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Wali Kota Samarinda Andi Harun menyambut baik rencana pengembangan terminal baru tersebut.
Ia mengingatkan kembali situasi pada 2021–2022 ketika isu kelangkaan BBM kerap dikeluhkan masyarakat akibat distribusi yang masih bergantung dari luar daerah.
“Dengan adanya fuel terminal di Samarinda, kita tidak lagi hanya mengandalkan pengiriman dari Balikpapan atau daerah lain. Ini penting untuk memastikan kebutuhan kuota BBM masyarakat bisa lebih optimal,” ujarnya, Selasa (4/3).
Ia menegaskan, izin lokasi sebenarnya telah diterbitkan sejak 2021. Namun, kepastian realisasi proyek baru mengerucut tahun ini setelah serangkaian koordinasi lanjutan dengan pihak perusahaan.
“Alhamdulillah setelah proses yang cukup panjang, akhirnya dipastikan akan dibangun fuel terminal untuk memenuhi kebutuhan BBM Samarinda dan sekitarnya,” katanya.
Dia menjelaskan, secara konstruksi, persiapan pembangunan saat ini tengah dilakukan dan direncanakan dikerjakan oleh PT Elnusa. Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun dan ditargetkan rampung pada awal 2028.
Pemkot sendiri, lanjutnya, fokus pada aspek perizinan daerah seperti site plan dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Agar seluruh tahapan sesuai ketentuan peraturan perundangan. Izin lingkungan dari kementerian terkait disebut telah terbit,” singkatnya.
Andi Harun juga mengumpulkan perangkat daerah terkait, termasuk PUPR, serta mengajak camat dan lurah setempat untuk mendampingi proses sosialisasi kepada warga. Lokasi pembangunan berada di kawasan dengan peruntukan tata ruang industri, sehingga dinilai tidak berada di wilayah padat permukiman.
“Kami berharap masyarakat, khususnya di Handilbakti, Kecamatan Palaran, dapat memberikan dukungan. Investasi ini kami harapkan memberi manfaat besar bagi ketahanan energi dan perekonomian Samarinda ke depan,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo