Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

KSOP Perketat Pengawasan Kapal Sungai Jelang Mudik Lebaran  

Denny Saputra • Kamis, 12 Maret 2026 | 12:47 WIB

 

 

Tim otoritas perhubungan mengecek posisi lambung kapal, sebagai salah satu cara mengetahui kapal kelebihan muatan atau tidak, dalam kegiatan ramp check di Dermaga Sungai Kunjang, Kamis (12/3).
Tim otoritas perhubungan mengecek posisi lambung kapal, sebagai salah satu cara mengetahui kapal kelebihan muatan atau tidak, dalam kegiatan ramp check di Dermaga Sungai Kunjang, Kamis (12/3).

 

SAMARINDA - Pengawasan terus dilakukan otortitas terkait untuk memastikan keamanan pelayaran, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya moda angkutan perairan, lebih khusus angkutan sungai.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, turut terlibat dalam ramp check yang digagas Dishub Samarinda di Dermaga Sungai Kunjang, Kamis (12/3). Dalam kegiatan tersebut, petugas KSOP memeriksa berbagai aspek keselamatan kapal sebelum diizinkan berlayar.

Mulai dari kelengkapan dokumen kapal, jumlah penumpang, hingga kondisi fisik kapal turut menjadi perhatian dalam pemeriksaan. Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Samarinda Yudi Kusmiyanto mengatakan, jelang arus mudik pihaknya menambah personel pengawasan di Dermaga Sungai Kunjang, sebanyak dua personil tiap hari.

Mereka akan bertugas memantau kapal yang berangkat, termasuk mengecek dokumen kapal apakah masih berlaku. “Serta memastikan jumlah penumpang sesuai kapasitas,” ujarnya.

Menurutnya, kapal tidak akan diizinkan berangkat apabila jumlah penumpang melebihi kapasitas yang tercantum dalam dokumen keselamatan. Namun jika jumlah penumpang masih berada di bawah kapasitas kapal, pelayaran tetap diperbolehkan.

“Kalau jumlah penumpang melebihi kapasitas tentu kami tolak untuk berangkat. Tapi kalau masih di bawah kapasitas, seperti tadi sekitar 50 penumpang sementara kapasitas kapal 100 orang, itu masih aman,” jelasnya.

Selain memeriksa dokumen dan jumlah penumpang, petugas juga mengecek kondisi fisik kapal termasuk garis muat pada lambung kapal. Hal ini penting untuk memastikan muatan kapal tidak melebihi batas yang diperbolehkan.

“Dari lambung kapal kita bisa melihat apakah muatan kapal melewati garis muat atau tidak. Tadi kami lihat masih sesuai ketentuan, masih berada di bawah garis muat sehingga dinilai aman,” terangnya.

Yudi menambahkan pengawasan diperketat menyusul beberapa insiden kapal yang pernah terjadi di Sungai Mahakam. Karena itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan pelayaran.

“Rencananya juga akan didirikan posko angkutan Lebaran di Sungai Kunjang bersama Dishub kota dan provinsi dan Polairud untuk memantau aktivitas kapal selama periode mudik tahun ini,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#arus mudik #KSOP Samarinda #lebaran #pengawasan