Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

KSOP Samarinda Antisipasi Puncak Arus Balik, Penumpang Terurai ke Berbagai Jalur

Dwi Restu Amrullah • Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

TETAP AWASI: KSOP Kelas I Samarinda bersama jajaran dan unsur tim gabungan mengecek kapal dan penumpang sebelum bertolak ke Parepare, Sulsel.
TETAP AWASI: KSOP Kelas I Samarinda bersama jajaran dan unsur tim gabungan mengecek kapal dan penumpang sebelum bertolak ke Parepare, Sulsel.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Posko Pelayanan Angkutan Lebaran di Pelabuhan Samarinda terus bersiaga memastikan kenyamanan para pemudik. Hingga saat ini, aktivitas keberangkatan kapal dari Samarinda menuju Parepare terpantau kondusif dengan volume penumpang yang terkendali.

Plh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Capt Ridha Rengreng mengungkapkan, pada keberangkatan terbaru, tercatat sekitar 1.500 penumpang bertolak dari Samarinda. Menariknya, secara statistik terdapat tren penurunan jumlah penumpang jika dibandingkan dengan periode H-7 hingga H+3 Lebaran pada tahun 2024 dan 2025.

Penurunan angka itu bukan menunjukkan lesunya minat mudik, melainkan keberhasilan distribusi keberangkatan penumpang di Kalimantan Timur. "Alhamdulillah, posko pelayanan masih terus bergulir. Terkait fluktuasi penumpang, memang ada penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dimungkinkan karena adanya keberangkatan kapal dari pelabuhan di Bontang dan Balikpapan, sehingga konsentrasi penumpang terurai dengan baik," jelasnya.

Kelancaran mudik tahun ini merupakan buah dari sinergi yang solid antar-instansi. "Mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman. Berkat kerja sama semua unsur, mulai Polri, TNI, hingga forkopimda yang memastikan tidak ada kendala berarti di lapangan," imbuhnya.

Meski arus keberangkatan melandai, KSOP Kelas I Samarinda kini mulai mengalihkan fokus pada persiapan arus balik. Ridha memprediksi lonjakan penumpang yang datang menuju Samarinda akan mencapai puncaknya di akhir Maret.

"Untuk puncak arus balik, kami prediksi terjadi pada tanggal 28, 29, dan 30 Maret. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga situasi tetap kondusif," tegasnya.

KSOP juga telah berkoordinasi intensif dengan PT Pelindo untuk memastikan fasilitas pelabuhan siap menampung kedatangan penumpang. Dengan kesiapan infrastruktur dan pengamanan yang ada, diharapkan arus balik di Pelabuhan Samarinda dapat berjalan seirama dengan keberhasilan arus mudik sebelumnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pelabuhan samarinda #KSOP Samarinda #arus balik