Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pro Bebaya yang Jadi Program Andalan di Samarinda "Dikunci", DPRD Minta Tak Tersentuh Efisiensi

Nasya Rahaya • Kamis, 26 Maret 2026 | 18:31 WIB

Moh. Yusrul Hana
Moh. Yusrul Hana


KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Di tengah pemangkasan anggaran besar-besaran, DPRD Samarinda memastikan program Pro Bebaya tetap berjalan penuh. Program berbasis RT itu dipastikan tidak akan terkena efisiensi.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Moh Yusrul Hana menegaskan, Pro Bebaya merupakan program prioritas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Yang kami tekankan itu anggaran Pro Bebaya 2026 tidak boleh dipotong,” tegasnya.

Saat turun ke lapangan dalam kegiatan reses, banyak ketua RT hingga kelompok dasawisma menyampaikan harapan agar program tersebut tetap dipertahankan. “Itu program milik rakyat, dirumuskan masyarakat, dan dilaksanakan masyarakat sendiri. Jadi jangan sampai terganggu,” ujarnya.

Sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal, skema penyaluran anggaran Pro Bebaya diubah. Jika sebelumnya diberikan sekaligus, kini dibagi menjadi dua tahap. “Rp 60 juta di anggaran murni, Rp 40 juta di anggaran perubahan. Yang penting tidak ada pemotongan,” jelasnya.

DPRD meminta pemerintah kota tidak menggeser anggaran program tersebut dalam kondisi apa pun. Di sisi lain, dia mengakui dana aspirasi dewan ikut terdampak efisiensi, namun tetap diupayakan agar usulan masyarakat bisa terakomodasi melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dengan skala prioritas. (*)

Editor : Dwi Restu A
#Pro Bebaya #anggaran #pemangkasan #samarinda