KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Pengabdian panjang dua pejabat senior Pemkot Samarinda, Sekretaris Daerah (Sekda) Hero Mardanus Satyawan, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin, resmi berakhir pada Rabu (1/4). Namun, jejak kinerja dan dedikasi keduanya meninggalkan kesan mendalam bagi pimpinan daerah.
Wali Kota Samarinda Andi Harun bahkan secara terbuka mengaku, jika memiliki kewenangan, dirinya ingin memperpanjang masa dinas kedua pejabat tersebut.
Baca Juga: Enam Ruang Kelas yang Terbakar di SMP 2 Samarinda Diperkirakan Perbaikannya Sentuh Angka Segini
"Seandainya saya punya kewenangan, saya akan perpanjang. Karena kinerja Pak Hero dan Pak Asli sangat positif, bahkan melampaui target yang saya berikan," ujarnya.
Dia menilai, selama menjabat, keduanya menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Samarinda.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkot Samarinda, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini," kata Andi Harun.
Baca Juga: Empat Kelas Rusak Berat, Aktivitas Belajar SMP 2 Samarinda Dipastikan Tetap Jalan
Dalam kesempatan itu, AH juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekhilafan dalam berinteraksi maupun bekerja bersama. "Saya mohon maaf jika selama memimpin ada kesalahan. Semoga semua itu bisa dimaafkan," tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga mendoakan keduanya agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kebahagiaan bersama keluarga setelah memasuki masa purna tugas.
Baca Juga: Paser Gelar Rakor Porprov Kaltim 2026, Wabup Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah
Namun, dia menegaskan bahwa berakhirnya masa dinas tidak berarti berhentinya pengabdian kepada daerah.
"Pensiun boleh berakhir dari kedinasan, tapi pengabdian tidak akan pernah berakhir untuk kota ini," tegasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A