Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Juknis SPMB Samarinda Rampung, Pendaftaran SD–SMP Mulai Juni

Denny Saputra • Senin, 27 April 2026 | 16:44 WIB
TUNGGU: Disdikbud Samarinda masih merampungkan draft juknis SPMB sebelum disosialisasikan ke masyarakat.
TUNGGU: Disdikbud Samarinda masih merampungkan draft juknis SPMB sebelum disosialisasikan ke masyarakat.

SAMARINDA-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda merampungkan draft petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027. Dokumen tersebut kini menunggu penandatanganan Wali Kota sebelum disosialisasikan ke seluruh sekolah. Jika sudah disahkan, juknis segera disebarkan ke jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby menjelaskan, draft juknis saat ini telah diserahkan ke Bagian Hukum Setkot untuk proses finalisasi. Setelah ditandatangani wali kota, pihaknya akan langsung melakukan sosialisasi kepada sekolah.

“Draft juknis SPMB sudah kami kirim ke Bagian Hukum untuk ditandatangani Pak Wali. Kalau sudah selesai, segera kami sosialisasikan ke sekolah SD maupun SMP,” ujarnya, Senin (27/4).

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda Wahiduddin menambahkan, secara substansi juknis sebenarnya sudah rampung. Hanya ada sedikit revisi pada redaksi kalimat sehingga perlu diperbaiki sebelum dokumen benar-benar difinalkan.

“Secara prinsip sudah selesai. Kemarin hanya ada satu kalimat yang perlu diperbaiki tata bahasanya, jadi diulang lagi. Tapi intinya juknisnya sudah final,” jelasnya.

Sedangkan untuk jadwal pendaftaran, Disdikbud merencanakan proses dimulai pada awal Juni. Jenjang SD akan membuka pendaftaran lebih dulu, kemudian disusul SMP dengan selang waktu sekitar beberapa hari. “Kalau jadwalnya rencana mulai 2 Juni. SD duluan, kemudian SMP menyusul, biasanya jaraknya sekitar sepuluh harian,” singkatnya.

Sistem pendaftaran masih menggunakan aplikasi yang sama seperti tahun sebelumnya, meski nama aplikasinya kemungkinan akan diubah. Pengoperasian sistem tersebut akan dilakukan bersama tim Diskominfo Samarinda. “Pendaftarannya tetap online seperti tahun lalu. Aplikasinya masih yang lama, nanti dioperasionalkan bersama Kominfo,” tambahnya.

Disdikbud memperkirakan daya tampung SMP negeri sekitar 12 ribu kursi dari total 50 sekolah. Sementara daya tampung SD negeri diperkirakan sekitar 10 ribu siswa. “Untuk detailnya akan tertuang dalam juknis ya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#SPMB 2026/2027 #Draft juknis SPMB #Disdikbud Samarinda #Ibnu Araby