SAMARINDA-Pemerintah Kota Samarinda mulai menghimpun sejumlah usulan proyek strategis daerah untuk mendukung program Tri City Development Plan (TCDP) yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA). Program tersebut dirancang untuk memperkuat sinergi pembangunan antara kota penyangga dengan kawasan Ibu Kota Nusantara.
Pembahasan awal dilakukan melalui rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Samarinda Neneng Chamelia Shanti, dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Di antaranya Dinas Perhubungan, Disporapar, DLH, Dinkes, Disdikbud, hingga DPUPR.
“Rapat tadi itu terkait rencana Tri-City yang didukung JICA. Jadi kami baru menampung tanggapan dan usulan dari perangkat daerah,” ujar Neneng dikonfirmasi, Senin (27/4).
Dalam forum tersebut, pemerintah kota meminta OPD menyusun gagasan proyek yang bisa terintegrasi dengan wilayah sekitar. Integrasi itu terutama diarahkan untuk memperkuat konektivitas Samarinda dengan daerah penyangga lain serta mendukung pengembangan kawasan IKN.
“Misalnya dari DPUPR bisa mengusulkan pembangunan jalan yang terkoneksi dengan Kutai Kartanegara hingga terhubung ke IKN,” jelasnya.
Selain sektor infrastruktur dan tata ruang, pembahasan juga menyentuh sektor ekonomi, lingkungan, hingga sosial budaya. Beberapa potensi lintas daerah juga mulai diidentifikasi, termasuk pengembangan pariwisata berbasis sungai yang dapat terhubung dengan wilayah kabupaten sekitar.
“Contohnya kegiatan susur sungai yang lintas wilayah. Jadi konsepnya memang saling terhubung antar daerah,” terangnya.
Neneng menegaskan, pembahasan saat ini masih pada tahap awal. Pemerintah kota masih mengumpulkan berbagai masukan dari OPD sebelum dibawa ke forum koordinasi antar daerah.
“Nanti akan ada pertemuan tiga kota, yaitu Samarinda, Balikpapan, dan kawasan IKN. Saat ini kami masih menggodok usulan dari perangkat daerah, lalu akan dibahas lagi pada rapat lanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani