KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kepemimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda resmi berganti. Melalui musyawarah lintas agama yang berlangsung dinamis, Syaparudin dipercaya memimpin FKUB untuk periode 2026-2031.
Musyawarah yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda tersebut melibatkan berbagai unsur pimpinan agama. Forum sepakat mengamanahkan posisi ketua FKUB kepada Syaparudin yang juga Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda.
"Alhamdulillah, melalui musyawarah lintas agama, bersepakat melanjutkan kepengurusan FKUB periode 2026-2031, dan saya diberi amanah sebagai ketua," ujarnya, Kamis (30/4).
Baca Juga: Soroti Dasar Pemberhentian Direksi, Andi Harun Pertanyakan Kredit Macet Bankaltimtara
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan fokus memperkuat soliditas internal serta meningkatkan sinergi antarumat beragama. Menurutnya, peran FKUB ke depan semakin strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan di tengah keberagaman.
"Kami ingin pengurus lebih kompak, solid, dan mampu membangun kolaborasi yang kuat, baik antarumat beragama maupun dengan pemerintah," jelasnya.
Selain itu, FKUB juga akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar nilai-nilai toleransi, inklusivitas, dan moderasi beragama semakin mengakar. "Kami ingin FKUB hadir lebih aktif dalam menciptakan kehidupan beragama yang toleran, inklusif, dan moderat," tambahnya.
Baca Juga: Respon Keluhan Warga, Jalan Amblas di Kilometer 8 Kesatrian Diperbaiki
Terkait pelantikan, Syaparudin menyebut pihaknya masih menunggu terbitnya surat keputusan (SK). Namun, ia optimistis proses tersebut tidak akan memakan waktu lama. "Insyaallah setelah SK terbit, dalam waktu dekat kami akan rapat persiapan. Targetnya bulan Mei sudah bisa dilakukan pelantikan FKUB Kota Samarinda," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki