Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pasca Kebakaran, Aktivitas Los Sayur Pasar Segiri Mulai Pulih

M Hafiz Alfaruqi • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:48 WIB
PULIH KEMBALI: Bangunan semi permanen los sayur Pasar Segiri Samarinda mulai ditempati pedagang pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. (HAFIZ/KP)

 

 
PULIH KEMBALI: Bangunan semi permanen los sayur Pasar Segiri Samarinda mulai ditempati pedagang pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. (HAFIZ/KP)    

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dua bulan pascakebakaran yang melanda kawasan los sayur Pasar Segiri, aktivitas pedagang perlahan mulai kembali normal. Bangunan semi permanen yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini telah rampung dan mulai ditempati para pedagang terdampak kebakaran.

Sebanyak 142 kios sementara berdiri di lokasi bekas kebakaran dengan kondisi yang jauh lebih tertata dibanding sebelumnya. Meski begitu, hingga kini belum seluruh lapak terisi karena proses perpindahan pedagang masih dilakukan secara bertahap.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pembangunan los semi permanen tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan di Pasar Segiri pascakebakaran beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah sekarang lantainya sudah bagus, atapnya juga sudah bagus. Tinggal pedagangnya bertahap mengisi petak-petak kios yang sudah disiapkan," ujarnya, Kamis (21/5).

Baca Juga: Dana Probebaya Disesuaikan, Tiap RT Tahun Ini Hanya Terima Rp75 Juta

Ia menjelaskan, masih adanya kios kosong bukan karena minim peminat, melainkan proses penataan dan perpindahan pedagang yang belum seluruhnya selesai dilakukan. "Memang tadi masih ada beberapa yang kosong, tapi itu bertahap diisi pedagang. Insya Allah sekarang kondisinya jauh lebih baik dibanding setelah kebakaran kemarin," jelasnya.

Selain memperbaiki fasilitas dasar seperti lantai dan atap, pembangunan juga dibarengi penataan ulang area kios agar aktivitas jual beli menjadi lebih rapi dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Saefuddin menyebut pembangunan los semi permanen tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,1 miliar.

Anggaran digunakan untuk pembangunan atap, lantai, hingga petak-petak kios sementara bagi pedagang terdampak. "Kalau tidak salah sekitar Rp 1,1 miliar untuk pembangunan semi permanen ini," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#saefuddin zuhri #pedagang #Pasar Segiri Samarinda