KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026) dirayakan penuh khidmat dan semangat berbagi oleh warga Kompleks Wijaya Kusuma, Samarinda. Tahun ini, Panitia Kurban Masjid Al Qomar mengelola dan menyembelih puluhan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ketua Panitia Kurban Masjid Al Qomar, Masrullah, mengatakan panitia menerima dan memotong sebanyak 19 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Iduladha tahun ini.
Hal itu disampaikan Masrullah di sela proses penyembelihan hewan kurban yang dipusatkan di lahan milik Said Sjafran, Bupati Kutai periode 1989-1994.
Baca Juga: Kawasan Ini Masuk Bidikan Pemkot Balikpapan untuk Sekolah Rakyat
“Alhamdulillah, tahun ini kami menerima amanah berupa 19 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para shohibul qurban yang telah memberikan kepercayaan kepada Panitia Kurban Masjid Al Qomar,” ujar Masrullah, Rabu (27/5).
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Said Sjafran yang setiap tahun meminjamkan lahannya untuk digunakan sebagai lokasi pemotongan hewan kurban.
Apresiasi turut diberikan kepada seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan ibadah kurban, mulai dari persiapan hingga distribusi daging kepada masyarakat.
“Insya Allah, seluruh daging kurban ini akan segera kami distribusikan secara tepat sasaran kepada warga dan kaum dhuafa yang berhak menerimanya,” tambahnya.
Di balik pembagian daging kurban, ibadah ini memiliki makna spiritual yang mendalam, yakni ketakwaan dan ketulusan niat kepada Allah SWT.
Dalam Surah Al-Hajj ayat 37 disebutkan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan umat-Nya.
Baca Juga: Oase Hijau di Tengah Deru IKN, Kisah Agus Setiawan, Pejuang Lingkungan PPU
Ibadah kurban juga mengajarkan nilai kepatuhan seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, melatih keikhlasan, serta memperkuat kepedulian sosial melalui berbagi kepada sesama.
Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak membersihkan diri dari sifat tamak, sombong, dan mementingkan diri sendiri agar semakin dekat kepada Sang Pencipta. (*)
Editor : Ery Supriyadi