Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dishub Awasi Ketat Parkir Liar saat BASA-BASI 2026, Kendaraan Pelanggar Siap Ditindak  

M Hafiz Alfaruqi • Jumat, 29 Mei 2026 | 13:57 WIB
PENGAWASAN: Dishub Samarinda menyiagakan enam hingga tujuh personel untuk mengantisipasi parkir liar dan kemacetan saat BASA-BASI 2026 di Teras Samarinda. (HAFIZ/KP)
PENGAWASAN: Dishub Samarinda menyiagakan enam hingga tujuh personel untuk mengantisipasi parkir liar dan kemacetan saat BASA-BASI 2026 di Teras Samarinda. (HAFIZ/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Gelaran BASA-BASI 2026 di kawasan Teras Samarinda diprediksi bakal menyedot ribuan pengunjung selama tiga hari pelaksanaan, mulai Jumat 29 Mei hingga Minggu (29-31/5). Namun di balik ramainya event budaya dan UMKM tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda justru mewaspadai potensi membludaknya parkir liar dan kemacetan di sekitar kawasan Tepian Mahakam.

Dishub Samarinda pun menyiapkan langkah tegas. Kendaraan yang nekat parkir di area larangan parkir sekitar Teras Samarinda terancam digembosi hingga diderek.

Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Dishub Samarinda Duri mengatakan, pihaknya telah memanggil event organizer (EO) BASA-BASI 2026 untuk memastikan pengaturan parkir dan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

"Parkir pengunjung dan panitia diarahkan ke parkir resmi Teras Samarinda di kawasan Teluk Lerong Space (TLS) dan sebagian lagi di parkiran Pasar Pagi," ujarnya, Kamis (28/5) malam.

Baca Juga: Dishub Samarinda Tindak Parkir Liar di Titik Rawan Macet: Kendaraan Digembosi dan Ditempeli Stiker Anti Sobek

Untuk mendukung mobilitas pengunjung, panitia acara telah menyediakan shuttle bus dari titik parkir menuju lokasi acara di Amphitheater dan Pedestrian Teras Samarinda Jalan Gajah Mada.

Duri menegaskan, Dishub akan berupaya maksimal mencegah kendaraan parkir liar di badan jalan maupun kawasan yang telah dipasang rambu larangan parkir, khususnya di sekitar Teras Samarinda yang rawan memicu kemacetan.

"Kalau masih ada yang parkir sembarangan dan mengganggu arus lalu lintas, akan kami tindak. Minimal kami gembosi, bahkan pentil bannya bisa kami lepas," tegasnya.

Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket Tapi Belum Tentu Mendukung

Menurutnya, Dishub juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Samarinda untuk melakukan pengawasan selama event berlangsung. Sedikitnya enam hingga tujuh personel Dishub akan disiagakan setiap malam mulai pukul 19.00 Wita hingga acara selesai.

"Kami plotting personel untuk mengantisipasi jukir liar dan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan," jelasnya.

Tak hanya penggembosan ban, Dishub juga membuka kemungkinan melakukan penderekan kendaraan apabila kondisi di lapangan dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas. "Kalau memang perlu diderek atau towing, ya akan kami lakukan sesuai situasi di lapangan," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#event #parkir #umkm #dishub samarinda