Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Empat Ruang Kelas Tertunda, Pembangunan SD 010 Palaran Dilanjutkan Tahun Ini  

M Hafiz Alfaruqi • Jumat, 5 Juni 2026 | 16:09 WIB
SEKOLAH: Empat ruang kelas SD 010 Palaran yang sempat tertunda akan diselesaikan tahun ini bersama pembangunan pagar dan penataan halaman sekolah. (HAFIZ/KP)



 
SEKOLAH: Empat ruang kelas SD 010 Palaran yang sempat tertunda akan diselesaikan tahun ini bersama pembangunan pagar dan penataan halaman sekolah. (HAFIZ/KP)  

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Harapan warga dan siswa SD 010 Palaran untuk segera menikmati gedung sekolah yang baru akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah sempat tertunda akibat penyesuaian konstruksi di lapangan, Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot) memastikan pembangunan lanjutan sekolah tersebut akan kembali dikerjakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Amelia Indah Larasati menjelaskan, pembangunan SD 010 Palaran sejatinya dimulai pada 2025 dan berdasarkan Detailed Engineering Design (DED) ditargetkan selesai pada 2026.

Namun saat proses konstruksi berlangsung, ditemukan kebutuhan koreksi pada pekerjaan pondasi pancang sehingga pemerintah memutuskan melakukan Contract Change Order (CCO). Dampaknya, empat ruang kelas belum sempat dibangun pada tahap sebelumnya.

"Pada saat pengerjaan di lapangan ada koreksi pada pembangunan pondasi pancang. Karena itu dilakukan CCO sehingga masih ada empat ruang kelas yang belum terbangun," ujarnya, Kamis (4/6).

Baca Juga: Viral Siswa SD 013 Sambutan Belajar di Lantai, Disdikbud Klarifikasi dan Panggil Kepsek

Amelia memastikan sisa pekerjaan tersebut akan dilanjutkan tahun ini. Selain empat ruang kelas, pembangunan juga mencakup pagar sekolah dan penataan halaman sehingga seluruh kawasan sekolah dapat difungsikan secara optimal.

"Insyaallah tahun ini kami selesaikan empat ruang kelas yang tersisa, termasuk pagar dan halaman sekolah. Harapannya setelah selesai bisa segera digunakan kembali," katanya.

Baca Juga: Balikpapan Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah hingga Ribuan Perangkat Digital dari Kemendikdasmen, Dorong Sekolah Berkelas Dunia

Untuk menuntaskan proyek tersebut, pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar. Anggaran itu khusus untuk pekerjaan fisik bangunan dan belum mencakup pengadaan mebeler baru.

Sementara itu, meja dan kursi yang akan digunakan masih memanfaatkan fasilitas lama yang masih layak pakai. Menurut Amelia, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat Disdikbud harus memprioritaskan penyelesaian bangunan terlebih dahulu.

"Kami minta sekolah-sekolah bersabar. Untuk sementara menggunakan mebeler yang masih bisa dipakai. Kalau kondisi keuangan daerah membaik, tentu akan kami ganti dengan yang lebih baik," jelasnya.

Sebelumnya, pembangunan SD 010 Palaran menelan anggaran sekitar Rp 9,8 miliar. Proyek tersebut dilakukan dengan konsep membongkar bangunan lama dan membangun fasilitas baru secara menyeluruh.

Disdikbud juga mengakui sebagian mebeler sekolah saat ini telah mengalami kerusakan akibat faktor usia dan cuaca. Karena itu, kebutuhan pengadaan mebeler baru telah masuk dalam daftar usulan prioritas pada anggaran perubahan maupun APBD murni 2027.

"Untuk sekolah-sekolah yang dibangun atau direhabilitasi, kebutuhan mebelernya juga kami usulkan. Mudah-mudahan bisa terakomodasi di perubahan atau pada anggaran murni 2027," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#palaran #Disdikbud Samarinda #ruang kelas baru #pemkot samarinda