Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sekolah Swasta Dominasi TKA 2026, Disdikbud Samarinda Evaluasi Kualitas SMP Negeri

Denny Saputra • Selasa, 9 Juni 2026 | 20:19 WIB
CATATAN: Disdikbud Samarinda bakal jadikan nilai TKA sebagai tolok ukur perbaikan peningkatan kualitas.
CATATAN: Disdikbud Samarinda bakal jadikan nilai TKA sebagai tolok ukur perbaikan peningkatan kualitas.

SAMARINDA – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 menjadi bahan evaluasi bagi dunia pendidikan di Samarinda. Meski nilai rata-rata siswa Samarinda berada di atas rata-rata nasional dan Kalimantan Timur, daftar peringkat tertinggi justru didominasi sekolah swasta.

Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda melakukan evaluasi terhadap kualitas pembelajaran di sekolah negeri.

Berdasarkan data TKA 2026, rata-rata nilai Bahasa Indonesia siswa SMP di Samarinda mencapai 66,14. Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata Kalimantan Timur yang berada di angka 64,66 dan nasional sebesar 62,05.

Baca Juga: Kejari Samarinda Bentuk Tim Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset 30 Hektare di Palaran

Sementara pada mata pelajaran Matematika, nilai rata-rata Samarinda tercatat 42,90, sedikit lebih tinggi dibanding Kalimantan Timur yang mencapai 41,85 dan nasional sebesar 40,93.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, Wahiduddin, mengatakan capaian Bahasa Indonesia masih berada pada kategori cukup. Namun, hasil Matematika masih menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian serius.

“Untuk Bahasa Indonesia kategori cukup, sedangkan Matematika memang harus ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Menurut dia, hasil TKA juga menunjukkan bahwa peringkat 10 besar pada masing-masing mata pelajaran lebih banyak ditempati sekolah swasta dibanding sekolah negeri. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Disdikbud untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah negeri.

“Kami perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang berdampak pada meningkatnya kualitas pembelajaran,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Disdikbud Samarinda berencana mengumpulkan seluruh kepala SMP untuk membedah hasil TKA sekaligus menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan.

Pertemuan tersebut akan dijadwalkan setelah rangkaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan.

“Akan dijadwalkan. Saat ini kami masih fokus pada pelaksanaan SPMB,” terangnya.

Wahiduddin menegaskan bahwa TKA yang dilaksanakan pada 6–16 April 2026 bukan merupakan penentu kelulusan siswa. Selain itu, pelaksanaannya juga tidak bersifat wajib bagi seluruh peserta didik.

Baca Juga: Pemkot Samarinda Gandeng Kejari Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset 30 Hektare di Palaran

Berdasarkan data Disdikbud, sebanyak 10.713 siswa SMP di Samarinda mengikuti TKA tahun ini.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap strategi pembelajaran agar kualitas pendidikan terus meningkat.

“Terpenting adalah melakukan pembenahan secara komprehensif terkait strategi meningkatkan kualitas belajar. Dengan begitu hasil pembelajaran diharapkan menjadi lebih bermutu,” pungkasnya. (*)

Nilai TKA Standar Nasional-Kaltim dan Samarinda

Mapel Bahas Indonesia
Nasional = 62,05
Kaltim = 64,66
Samarinda = 66,14

Mapel Matematika
Nasional = 40,93
Kaltim = 41,85
Samarinda = 42,9

Sumber: Disarikan dari wawancara

Editor : Muhammad Ridhuan
#nilai TKA SMP #TKA 2026 Samarinda #sekolah swasta Samarinda #nilai matematika SMP #Disdikbud Samarinda