Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Hadapi Gelombang PHK Tambang, Disnaker Bidik Pelatihan Vokasi 2027

M Hafiz Alfaruqi • Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB
PELATIHAN: Disnaker Samarinda menyiapkan pelatihan vokasi bagi pekerja tambang terdampak PHK untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja. HAFIZ/KP
PELATIHAN: Disnaker Samarinda menyiapkan pelatihan vokasi bagi pekerja tambang terdampak PHK untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja. HAFIZ/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di sektor pertambangan menjadi perhatian Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda.

Untuk membantu para pekerja yang kehilangan pekerjaan, Disnaker sedang menyiapkan sejumlah program pelatihan vokasi yang ditujukan bagi korban PHK maupun pekerja yang akan memasuki masa transisi pekerjaan.

Program tersebut direncanakan mulai diperkuat pada 2027 sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja agar tetap memiliki peluang bersaing di dunia kerja.

Sekretaris Disnaker Samarinda Sofyan Ady Wijaya mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun sejumlah program pelatihan yang akan diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Baca Juga: Data Belum Sinkron, Pembahasan RTRW Bontang Ditunda Sepekan

"Disnaker sudah merencanakan untuk tahun 2027 ada beberapa pelatihan yang akan dilaksanakan. Sasarannya memang salah satunya para pekerja tambang yang sudah di-PHK maupun yang akan resign," ujarnya, Senin (15/6).

Menurut Sofyan, pelaksanaan pelatihan nantinya akan banyak melibatkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda yang selama ini menjadi mitra pemerintah daerah dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja.

Ia menjelaskan, BPVP memiliki instruktur dan fasilitas yang memadai untuk berbagai jenis pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Disnaker hanya perlu mengusulkan jenis pelatihan yang dianggap relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di Samarinda.

Baca Juga: Demo di Balikpapan: Aliansi Mahasiswa Tuntut Evaluasi Kenaikan Harga BBM dan Program MBG

"Lebih banyak pelatihannya bekerja sama dengan BPVP. Karena instruktur dan fasilitas pelatihannya ada di sana. Jadi ketika kami melihat ada kebutuhan pelatihan tertentu, kami bisa mengajukan ke BPVP untuk dilaksanakan," jelasnya.

Keberadaan BPVP di Samarinda menjadi keuntungan tersendiri bagi daerah karena lembaga tersebut merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam pengembangan kompetensi dan pelatihan tenaga kerja.

Salah satu pelatihan yang saat ini mulai dipersiapkan berkaitan dengan pengembangan energi terbarukan, khususnya teknologi panel surya.

"Sekarang instruktur kami sedang dilatih terkait penanganan panel surya. Setelah selesai, mereka akan melatih masyarakat di Samarinda. Ini sejalan dengan pengembangan energi terbarukan yang mulai dikembangkan," katanya.

Sofyan menilai Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi surya karena didukung intensitas sinar matahari yang cukup tinggi sepanjang tahun. Karena itu, keterampilan di bidang tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan bagi tenaga kerja di masa depan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pekerja tambang Kaltim #PHK Tambang Samarinda #energi surya Samarinda #pelatihan kerja Kaltim #Disnaker Samarinda