Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda Gelar Open House, 86 Siswa Terima Rapor dan Pulang Liburan

Denny Saputra • Minggu, 21 Juni 2026 | 19:03 WIB
UNJUK BAKAT: Beberapa siswa SRT 57 menampilkan seni tari di hadapan orang tua dan tamu dalam rangkaian Open House, Sabtu (20/6). (DENNY SAPUTRA/KP)
UNJUK BAKAT: Beberapa siswa SRT 57 menampilkan seni tari di hadapan orang tua dan tamu dalam rangkaian Open House, Sabtu (20/6). (DENNY SAPUTRA/KP)

SAMARINDA – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda menggelar Open House yang dirangkai dengan pembagian rapor dan pemulangan siswa menjelang libur sekolah, Sabtu (20/6). Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa, mulai dari tari tradisional, pencak silat, paduan suara hingga kreasi seni lainnya.

Kepala SRT 57 Samarinda, Pahrijal, mengatakan Open House menjadi momentum untuk memperkenalkan perkembangan sekolah rakyat yang telah berjalan hampir satu tahun sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah mengundang orang tua, tamu undangan, dan masyarakat untuk memberikan kritik, saran, serta ide kreatif guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami berharap ada masukan yang bisa menjadi bahan evaluasi agar sekolah ini semakin baik ke depannya,” ujar Pahrijal.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat Samarinda Belum Dipastikan, Menunggu Kebijakan Kemensos

Selain menyaksikan penampilan siswa, para orang tua menerima rapor semester anak-anak mereka. Setelah kegiatan selesai, sebanyak 86 siswa dipulangkan untuk menikmati masa liburan bersama keluarga dan dijadwalkan kembali ke asrama pada 5 Juli mendatang.

Pahrijal menjelaskan, saat ini SRT 57 Samarinda menampung 86 siswa yang terdiri atas 41 siswa SD, 25 siswa SMP, dan 20 siswa SMA. Jumlah tersebut masih berada di bawah kuota yang ditetapkan sebanyak 100 siswa.

Menurutnya, penambahan peserta didik baru masih menunggu hasil pendataan dan rekomendasi dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Saat ini proses penjaringan calon siswa masih terus berlangsung.

“Penjangkaan calon siswa masih terus berjalan,” jelasnya.

Terkait rencana pemindahan ke lokasi permanen Sekolah Rakyat di kawasan Palaran, pihak sekolah masih menunggu perkembangan pembangunan fasilitas. Jika sarana dan prasarana telah siap, seluruh siswa akan dipindahkan ke lokasi baru. Namun, apabila pembangunan belum rampung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di lokasi saat ini.

“Kami menunggu kepastian dari kementerian terkait,” tambahnya.

Menjelang masa liburan, Pahrijal berpesan kepada orang tua agar membantu menjaga kebiasaan positif yang telah dibangun selama siswa berada di asrama. Kebiasaan tersebut meliputi disiplin menjalankan salat lima waktu, bangun pagi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta membatasi penggunaan telepon genggam.

“Kami berharap tanggal 5 Juli nanti, 86 siswa yang pulang hari ini bisa kembali lengkap 86 siswa untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Sekolah Rakyat Terintegrasi Samarinda #Pembagian rapor siswa Samarinda #Sekolah Rakyat Palaran #Pendidikan gratis Samarinda