KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Peta politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029 mulai menjadi bahan perbincangan, meski tahapan pesta demokrasi itu masih cukup lama.
Nama Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda sekaligus Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi, ikut disebut-sebut sebagai salah satu figur yang berpotensi meramaikan kontestasi mendatang.
Namun, Iswandi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan resmi di internal partainya terkait pencalonan wali kota maupun kemungkinan berkoalisi dengan partai lain. "Masih lama. Kalau sekarang terlalu dini untuk bicara soal itu," ujarnya usai kegiatan diskusi publik, Minggu (21/6).
Terkait munculnya wacana kolaborasi dengan Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah yang merupakan kader Partai Gerindra, Iswandi mengaku belum ada komunikasi khusus mengenai Pilwali 2029.
Baca Juga: Kejar Standar AFC, Lampu Stadion Palaran Bakal Dipindah ke Segiri
Menurutnya, PDI Perjuangan memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan kandidat yang akan diusung. Proses penjaringan tidak hanya terbatas pada pengurus partai, tetapi juga dapat berasal dari kader lain maupun tokoh yang memiliki kedekatan dan visi sejalan.
"Kalau PDI Perjuangan ada mekanisme yang harus dilalui. Memang sebagai Ketua DPC ada prioritas, tetapi tidak hanya itu. Bisa saja kader lain, anggota fraksi, nonfraksi, atau tokoh yang dianggap mampu. Nanti DPC dan DPD mengusulkan, tetapi yang memutuskan tetap DPP," jelasnya.
Meski belum ada pembahasan resmi, Iswandi mengaku siap apabila suatu saat mendapat penugasan dari partai untuk maju dalam kontestasi politik. "Sebagai kader partai, kalau ditugaskan saya siap. Jangankan jadi wali kota, jadi gubernur pun saya siap kalau memang ditugaskan partai," tegasnya.
Soal kemungkinan berpasangan dengan Helmi Abdullah, Iswandi memilih tidak berspekulasi. Ia menilai politik bersifat dinamis dan segala kemungkinan masih dapat berubah.
"Kalau sekarang saya bilang mau jadi wali kota, Pak Helmi juga bilang mau jadi wali kota, ya tidak ketemu. Politik itu dinamis. Yang penting kalau maju bukan hanya maju, tetapi harus menang," ungkapnya.
Meski demikian, ia membuka peluang untuk berkolaborasi dengan siapa pun sepanjang memiliki tujuan yang sama membangun Samarinda. "Kita siap-siap saja. Sebagai kader partai saya siap ditugaskan di mana pun. Yang penting bagaimana membangun Kota Samarinda menjadi lebih baik melalui kader-kader terbaik partai," pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo