Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rebutan Lahan Parkir di Samarinda, Mantan Napi Ini Tembak Tetangga Pakai Senapan Angin

Dwi Puspitarini • Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

KALTIMPOST.ID - Aksi penembakan brutal terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang dipicu oleh konflik pengelolaan lahan parkir. Seorang pria bernama Rusli menjadi korban penembakan oleh tetangganya sendiri yang berinisial LA.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak di paha atas dan harus menjalani perawatan intensif serta operasi medis di rumah sakit terdekat karena proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya.

Kronologi Penembakan dan Penangkapan Pelaku

Aksi nekat pelaku sempat terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman tersebut, terdapat dua orang terduga pelaku yang mondar-mandir mengintai pergerakan korban, di mana salah satu di antaranya terlihat jelas membawa pucuk senapan angin. Setelah mengintai beberapa saat, pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah paha Rusli.

Usai melancarkan aksinya, pelaku LA sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil dikepung dan ditangkap oleh warga sekitar 500 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Saat petugas kepolisian tiba, pelaku sudah dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa yang geram. Polisi kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa senapan angin untuk diuji di Laboratorium Forensik (Labfor).

Motif Dendam Pengelolaan Parkir

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penembakan ini dilatarbelakangi oleh dendam lama terkait hak pengelolaan lahan parkir di sebuah gerai makanan. Pelaku LA awalnya merupakan pengelola resmi parkir tersebut, namun saat ia harus mendekam di penjara karena kasus hukum lain, pengelolaan lahan parkir dialihkan kepada korban Rusli. Konflik mulai memuncak kembali setelah LA bebas dari masa hukumannya.

"Setelah pelaku ini bebas dari penjara, dia kembali menuntut hak pengelolaan parkir tersebut. Dari sana terjadi cekcok mulut yang rupanya berbuntut panjang hingga terjadi aksi penembakan," kata AKP Aksaruddin Adam, dilansir dari inews.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa pelaku diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan penembakan. Saat ini, penyidik Polsekta Sungai Pinang masih melakukan pengembangan kasus dan memburu dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan ini berdasarkan petunjuk rekaman CCTV.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Senapan angin #Rebutan Lahan Parkir #lahan parkir #samarinda