Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Barista Samarinda Bawa Kopi Liberika Kaltim ke Indonesia Coffee Championship 2026

Denny Saputra • Jumat, 3 Juli 2026 | 19:33 WIB
MAKSIMAL: Utari Citra Ichsani atau akrab disapa Uci saat menyedu kopi manual brew di Kopi Malabar, Jalan Slamet Riyadi Gang Al Mujahidin, Kecamatan Sungai Kunjang, Jumat (3/7). (DENNY SAPAUTRA/KP)
MAKSIMAL: Utari Citra Ichsani atau akrab disapa Uci saat menyedu kopi manual brew di Kopi Malabar, Jalan Slamet Riyadi Gang Al Mujahidin, Kecamatan Sungai Kunjang, Jumat (3/7). (DENNY SAPAUTRA/KP)

SAMARINDA – Barista asal Samarinda, Utari Citra Ichsani, akan membawa nama Kalimantan Timur pada ajang Indonesia Coffee Championship (ICC) 2026 Regional 2 yang berlangsung di Jakarta, 9–11 Juli mendatang. Perempuan yang akrab disapa Uci itu akan berlaga di kategori Indonesia Brewers Cup (IBrC) dengan mengandalkan kopi Liberika asal Kalimantan Timur sebagai sajian utama.

Bagi Uci, kopi bukan sekadar minuman, melainkan media untuk memperkenalkan identitas daerah melalui cita rasa khas yang dimiliki Kalimantan Timur.

Persiapan menuju kompetisi dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Ia mengungkapkan pendaftaran baru dibuka sekitar dua bulan lalu sehingga seluruh tim harus bergerak cepat mempersiapkan kualitas kopi, teknik penyeduhan, hingga materi presentasi di hadapan dewan juri.

Baca Juga: Pemkot Samarinda Perketat Pengamanan Aset, Empat CCTV Segera Dipasang di Jembatan Achmad Amins

"Selama dua bulan kami bekerja bersama. Ada yang fokus di pengembangan kopi, cupping, latihan brewing, sampai dukungan dari banyak pihak. Tujuan kami sama, membawa kopi Kaltim ke level yang berbeda," ujarnya saat ditemui di Kopi Malabar, Jalan Slamet Riyadi, Gang Al Mujahidin, Kecamatan Sungai Kunjang, Jumat (3/7).

Indonesia Brewers Cup merupakan kompetisi manual brewing yang tidak hanya menilai kemampuan peserta dalam menyeduh kopi, tetapi juga bagaimana mereka mampu menyampaikan cerita di balik biji kopi yang digunakan.

Karena itu, Uci memilih mengangkat kopi Liberika Kalimantan Timur sebagai identitas daerah yang ingin diperkenalkan kepada para juri sekaligus penikmat kopi dari berbagai daerah di Indonesia.

Liberika yang dibawanya merupakan hasil pengembangan para pemerhati kopi di Kalimantan Timur, salah satunya diinisiasi Slamet Prayoga. Bersama komunitas dan pelaku usaha kopi, mereka terus mengeksplorasi karakter khas Liberika melalui berbagai sesi cupping dan eksperimen penyeduhan di sejumlah kedai kopi.

Salah satu ruang yang menjadi tempat pengembangan cita rasa tersebut adalah Kopi Malabar di Samarinda, yang selama ini aktif menjadi wadah diskusi dan eksplorasi kopi lokal.

Sejak mulai mengikuti kompetisi pada 2018, Uci tercatat telah tampil dalam sekitar delapan hingga sepuluh ajang kopi. Pengalaman itu menjadi bekal untuk kembali bersaing di tingkat nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar meraih gelar juara. Uci berharap keikutsertaannya dapat membuka jalan bagi semakin banyak barista, khususnya perempuan asal Kalimantan Timur, agar berani tampil di panggung kompetisi nasional sekaligus memperkenalkan potensi kopi lokal kepada pasar yang lebih luas.

"Menang atau kalah itu urusan semesta. Yang terpenting, seluruh tim sudah mengupayakan yang terbaik. Semoga keikutsertaan di level ini bisa menginspirasi lebih banyak perempuan, khususnya barista perempuan, untuk berani berkompetisi di level yang lebih tinggi," pungkasnya.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Indonesia Coffee Championship 2026 #Utari Citra Ichsani #Kopi Liberika Kalimantan Timur #Barista Samarinda #Indonesia Brewers Cup