Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kejar Tayang Jelang MPLS 14 Juli, Wawali Saefuddin Zuhri Minta Utilitas Sekolah Rakyat Palaran Segera Dirapikan

Denny Saputra • Rabu, 8 Juli 2026 | 18:18 WIB
KEJAR TARGET: Saefuddin Zuhri bersama jajarannya ketika meninjau pembangunan SRT di Palaran, Rabu (8/7). (DENNY SAPUTRA/KP)
KEJAR TARGET: Saefuddin Zuhri bersama jajarannya ketika meninjau pembangunan SRT di Palaran, Rabu (8/7). (DENNY SAPUTRA/KP)

SAMARINDA-Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran memasuki tahap akhir. Pemkot Samarinda memastikan pekerjaan konstruksi terus dipercepat agar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru dapat dimulai sesuai jadwal pada 14 Juli mendatang.

Kepastian itu disampaikan usai Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri meninjau langsung progres pembangunan di kawasan Jalan Stadion Utama Palaran, Rabu (8/7). Dalam inspeksi tersebut, ia menilai penyelesaian fisik terus menunjukkan perkembangan, meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus dirampungkan dalam waktu kurang dari sepekan.

"Alhamdulillah progres terus berjalan. Harapan kami tanggal 14 Juli sudah bisa digunakan untuk MPLS sesuai rencana," ujarnya. Politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini menjelaskan, hasil peninjauan juga menjadi bahan evaluasi untuk memastikan seluruh fasilitas siap difungsikan. Ia masih menemukan beberapa pekerjaan konstruksi yang perlu dirapikan, termasuk penyelesaian utilitas yang belum sepenuhnya terhubung. “Ada beberapa yang perlu dirapikan,” singkatnya.

Lebih rinci, Saef (sapaan akrab Saefuddin Zuhri) menyebut agar pelaksana dapat mempercepat penyelesaian seluruh catatan yang diberikan. Mengingat waktu yang tersisa cukup singkat. "Bangunan yang belum rapi segera dirapikan, kemudian (drainase) yang belum terkoneksi segera diselesaikan.

Pekerjaan sipil memang tidak mudah, tetapi harus dikejar agar seluruh fasilitas siap digunakan," tegasnya.
Dia berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran dapat menjadi proyek percontohan di Kaltim. Karena itu, kolaborasi antara Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, Pemkot Samarinda, serta seluruh organisasi perangkat daerah dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Karena di Kaltim pembangunan SRT ini baru ada di Samarinda,” tambahnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Prasaranan Strategis Kaltim, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Ryan Randu Perdana Lubis mengungkapkan progres pembangunan telah mencapai 84,313 persen. Untuk tahap awal MPLS, pihaknya menyiapkan tiga asrama, satu gedung kelas, satu dapur. “Bangunan tersebut sudah bisa digunakan untuk menampung 270 siswa yang mengikuti MPLS,” ucapnya.

Dia menambahkan, sebagaimana informasi yang diterima, pada akhir Juli, siswa dari sekolah rintisan akan mulai dipindahkan ke kompleks sekolah baru. Sehingga untuk mendukung hal itu, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan empat asrama tambahan, satu gedung sekolah lagi, serta dua kantin. “Kami juga memastikan fasilitas pendukung seperti listrik dari PLN dan air bersih Samarinda telah siap digunakan,” pungkasnya. Proyek SRT Palaran Samarinda dibangun dengan pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai sekitar Rp 247 miliar.  (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Sekolah Rakyat Terintegrasi Palaran #saefuddin zuhri #Sekolah Rakyat Samarinda