Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Tidar Samarinda Mulai Regenerasi Lewat Ruang Kelas Kader

Eko Pralistio • Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12 WIB
REGENERASI PEMUDA: Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya Samarinda menggelar Training Kader 1 dan 2 sebagai langkah strategis membangun karakter kepemimpinan, disiplin, dan pengabdian bagi para kader muda di lingkungan masyarakat. (FOTO/EKO PRALISTIO)
REGENERASI PEMUDA: Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya Samarinda menggelar Training Kader 1 dan 2 sebagai langkah strategis membangun karakter kepemimpinan, disiplin, dan pengabdian bagi para kader muda di lingkungan masyarakat. (FOTO/EKO PRALISTIO) 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Di tengah meningkatnya kebutuhan akan regenerasi kepemimpinan di kalangan anak muda, Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Samarinda memilih memulainya dari ruang kaderisasi.

Melalui kegiatan Training Kader (Tunas) 1 dan 2, organisasi sayap pemuda Partai Gerindra itu tidak hanya memberi materi tentang organisasi, tetapi juga mencoba menyiapkan kader yang memiliki kemampuan memimpin, memahami politik, hingga peka terhadap persoalan masyarakat.

Ketua PC TIDAR Samarinda, Ibnu Wahyudi mengatakan, kaderisasi bukan sekadar agenda rutin organisasi. Training ini menjadi ruang untuk membentuk karakter kader agar siap berperan di tengah masyarakat.

"Tunaz ini bukan sekadar pelatihan biasa. Kami ingin melahirkan kader-kader Tidar yang memiliki karakter, disiplin, loyal terhadap organisasi, serta siap hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu menjadi motor penggerak di lingkungan masing-masing," kata Ibnu, Kamis (9/7/2026).

Pandangan serupa disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, yang menilai keberlangsungan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh proses kaderisasi yang berjalan secara konsisten.

Helmi menyebut kaderisasi merupakan investasi jangka panjang karena menjadi tempat lahirnya calon-calon pemimpin baru yang kelak akan melanjutkan perjuangan organisasi.

"Kita ingin seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan membangun jaringan. Ke depan, Tidar harus mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas dan siap mengawal perjuangan Partai Gerindra," ujarnya.

Senada, Ketua PD Tidar Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, training tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat kaderisasi secara berjenjang di seluruh daerah di Benua Etam.

Katanya, organisasi membutuhkan kader yang tidak hanya memahami ideologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan mengabdi kepada masyarakat.

"Training ini menjadi salah satu instrumen utama dalam mencetak kader yang berkualitas. Kami ingin kader Tidar memiliki kapasitas intelektual, kemampuan komunikasi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Dengan kader yang kuat, organisasi juga akan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan," katanya. (riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
#tidar samarinda #gerindra kaltim #kader gerindra