KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Terik matahari yang mulai mendominasi cuaca di Kota Samarinda tidak menyurutkan semangat 42 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjalani latihan menuju upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di tengah musim kemarau dan keterbatasan anggaran, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda memastikan seluruh persiapan tetap berjalan optimal dengan penyesuaian pola latihan.
Sekretaris Kesbangpol Kota Samarinda Miftahurrizqa mengatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu perhatian selama proses pelatihan. Namun, para pelatih dari TNI, Polri, serta pamong Purna Paskibraka telah berpengalaman mengatur metode latihan agar peserta tetap dalam kondisi prima.
Baca Juga: Rooftop Pasar Pagi Diusulkan Jadi Kafe, Pemkot Cari Cara Hidupkan Aktivitas Perdagangan
"Tentu cuaca menjadi pertimbangan. Teman-teman pelatih dari TNI, Polri, dan pamong Paskibraka sudah sangat memahami kondisi di lapangan. Kalau cuaca sangat terik, jadwal latihan bisa digeser atau diisi dengan materi pembekalan, jadi tidak terus-menerus berlatih di bawah panas matahari," ujarnya, Jumat (17/7).
Ia menegaskan, penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan peserta tanpa mengurangi kualitas pembinaan menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus mendatang.
Selain tantangan cuaca, Miftahurrizqa mengakui efisiensi anggaran turut memengaruhi sejumlah agenda yang telah direncanakan. Meski demikian, perubahan hanya dilakukan pada aspek teknis dan tidak akan mengganggu target utama.
"Memang ada beberapa kegiatan yang kami revisi dari jadwal atau perencanaan semula karena penyesuaian anggaran. Tapi kami tetap optimistis seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI dapat berjalan dengan baik seperti tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.
Sebanyak 42 calon Paskibraka Kota Samarinda dijadwalkan masuk asrama karantina pada 8-9 Agustus sebelum bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah itu, mereka akan melanjutkan pengabdian sebagai Duta Pancasila hingga peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2027. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo