SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mematangkan persiapan peluncuran Samaqua, produk air minum dalam kemasan (AMDK) milik Perumda Tirta Kencana Samarinda. Seluruh proses perizinan dan sertifikasi telah rampung sehingga produk tersebut dijadwalkan resmi diluncurkan pada awal Agustus 2026.
Asisten II Sekretariat Kota Samarinda sekaligus Dewan Pengawas Perumda Tirta Kencana, Marnabas, mengatakan secara teknis proses produksi telah siap. Saat ini hanya tersisa penyempurnaan pada sistem pemasangan label kemasan yang masih dilakukan secara manual agar dapat beroperasi secara otomatis.
"Kalau hari ini mau diluncurkan sebenarnya sudah siap. Tinggal pembenahan sedikit pada pemasangan label saja," ujarnya, Rabu (22/7).
Menurut Marnabas, pada tahap awal pengelolaan Samaqua masih berada di bawah Perumda Tirta Kencana. Namun, ke depan bisnis AMDK tersebut akan dikelola lebih profesional melalui pembentukan divisi khusus atau menggandeng pihak yang berpengalaman di bidang pemasaran.
"Kalau saran kami ke depan harus dikelola secara profesional, karena bisnis air minum tentu berbeda dengan layanan air bersih," jelasnya.
Untuk tahap awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai sekitar 100 kardus per hari. Samaqua akan dipasarkan dalam beberapa pilihan kemasan, mulai dari gelas, botol, hingga galon.
Marnabas memastikan harga jual produk akan dibuat kompetitif agar mampu bersaing dengan merek AMDK yang telah lebih dulu beredar di pasaran.
"Kami rasa harganya akan kompetitif, bahkan pemasarannya akan diperluas," katanya.
Selain menyiapkan produksi, Pemkot Samarinda juga mulai memperkuat strategi promosi. Menurut Marnabas, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah memperkenalkan merek Samaqua dalam sejumlah kegiatan resmi sebagai bagian dari upaya membangun pengenalan produk kepada masyarakat.
"Promosinya harus bagus supaya masyarakat mengenal produk ini. Setelah resmi diluncurkan nanti kami akan terus melihat perkembangannya untuk menentukan model pengelolaan yang paling tepat," pungkasnya.
Keberadaan Samaqua diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi Perumda Tirta Kencana sekaligus memperluas layanan perusahaan daerah di luar sektor penyediaan air bersih.
Editor : Muhammad Ridhuan