Baznas Samarinda Siapkan Program Z-Chicken, Targetkan 20 Mustahik Jadi Pelaku Usaha Ayam Krispi

Denny Saputra • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 18:29 WIB
Ahmad Syahir Idris
Ahmad Syahir Idris

SAMARINDA- Baznas Samarinda mulai mematangkan rencana pelaksanaan program Z-Chicken sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi mustahik. Program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi dengan Baznas RI dengan skema pendanaan bersama. Jika tidak ada kendala, Z-Chicken menjadi program yang lebih dahulu direalisasikan sebelum program Z-Drink yang juga tengah disiapkan.

Menurut Ketua Baznas Samarinda Ahmad Syahir Idris, Baznas RI telah menawarkan pelaksanaan program Z-Chicken di Kota Samarinda. Skema yang disiapkan mengedepankan kolaborasi, baik dari sisi produk maupun pembiayaan sehingga pelaksanaannya tidak sepenuhnya ditanggung oleh salah satu pihak.

"Sistemnya kolaborasi, baik produknya maupun dananya dilakukan sharing," ujarnya, Kamis (23/7).

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya menyusun mekanisme pelaksanaan, termasuk proses pendaftaran calon penerima manfaat. Seleksi akan dilakukan secara bertahap agar bantuan benar-benar diterima mustahik yang memenuhi syarat dan memiliki kesiapan menjalankan usaha.

"Tahapannya mulai dari seleksi administrasi, asesmen, kemudian dilanjutkan wawancara sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat," jelasnya.

Dia menyampaikan, jumlah penerima manfaat masih bersifat dinamis menyesuaikan kemampuan anggaran. Dari komunikasi awal, Baznas RI diperkirakan menyiapkan kuota sekitar 15 penerima.

Kemudian Baznas Samarinda akan menambah kuota menggunakan dana daerah sehingga total penerima manfaat ditargetkan mencapai sekitar 20 orang. "Kami sesuaikan dengan dana yang tersedia," singkatnya.

Dia menambahkan, jika progam ini berjalan, setiap pelaku usaha diperkirakan memperoleh bantuan senilai sekitar Rp 20 juta. Bantuan tersebut mencakup penyediaan gerobak usaha, bahan baku, hingga perlengkapan pendukung lainnya agar penerima dapat langsung menjalankan usaha ayam krispi sebagai sumber penghasilan baru.

“Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi produktif,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Z-Chicken pemberdayaan mustahik Ahmad Syahir Idris Baznas Samarinda