Singgung Hoaks Lampu Jembatan Achmad Amins, Andi Harun Harap Bantuan Keuangan Pemprov Kaltim ke Samarinda Ditambah

Denny Saputra • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:40 WIB
Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berharap dukungan anggaran yang lebih besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur guna mempercepat penyelesaian berbagai program pembangunan di ibu kota provinsi.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun usai menghadiri pembukaan Mahakam Job Fair 2026 di Samarinda Square, Kamis (23/7).

Menurut Andi Harun, tambahan bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim akan memperkuat kemampuan fiskal daerah sehingga sejumlah program prioritas dapat direalisasikan lebih cepat.

"Ayo Pak Gubernur bantu. Kami tunggu bantuan keuangan yang lebih besar lagi untuk Samarinda," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Harun juga meluruskan informasi yang belakangan beredar mengenai padamnya lampu penerangan di Jembatan Achmad Amins. Ia menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan keterbatasan anggaran pemerintah kota untuk membayar tagihan listrik, melainkan akibat pencurian kabel oleh pelaku kriminal.

Baca Juga: Pencuri MCB Bikin Jembatan Mahulu Gelap Gulita, Gubernur Rudy Mas'ud Langsung Sidak dan Bakal Pasang CCTV!

Menurutnya, pelaku pencurian kabel di Jembatan Achmad Amins maupun di kawasan Jalan Pahlawan telah berhasil ditangkap oleh Polresta Samarinda.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolresta karena semua pencuri kabel di Jembatan Achmad Amins ditangkap, begitu juga yang mencuri kabel di Jalan Pahlawan. Orangnya ditahan, tetapi kabelnya sudah dijual," katanya.

Ia menjelaskan, penggantian kabel tidak dapat dilakukan secara instan karena harus mengikuti mekanisme pengadaan barang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta mendapat persetujuan DPRD.

"Kalau kabel dicuri tidak bisa langsung diganti. Harus menunggu proses pengadaan melalui APBD dan persetujuan DPRD," jelasnya.

Andi Harun pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang menyebut Pemkot Samarinda tidak mampu membayar tagihan listrik fasilitas umum. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan dapat menimbulkan persepsi keliru terhadap kinerja pemerintah daerah.

"Jangan sebarkan hoaks bahwa kita tidak mampu bayar listrik. Lampu Jembatan Achmad Amins mati karena kabelnya dicuri, bukan karena kita tidak mampu bayar," tegasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Lampu Jembatan Samarinda Pencurian kabel Samarinda Hoaks Samarinda jembatan achmad amins andi harun