SAMARINDA – Persiapan menyambut siswa baru di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Palaran Samarinda terus dimatangkan menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan dimulai pada Jumat (31/7). Penataan fasilitas belajar hingga asrama dipercepat agar seluruh sarana siap digunakan saat peserta didik mulai berdatangan.
Kepala SRT 58 Samarinda, Pahrijal, mengatakan seluruh tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama telah dibagi tugas sesuai bidang masing-masing. Pekerjaan difokuskan pada bangunan yang telah rampung dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Guru bertanggung jawab menyiapkan ruang belajar dan perpustakaan, sedangkan wali asuh serta wali asrama mempersiapkan kebutuhan hunian siswa.
"Guru lebih banyak menata kelas dan perpustakaan," ujarnya, Selasa (28/7).
Menurut Pahrijal, hingga kini belum ada siswa lama maupun siswa baru yang memasuki lingkungan sekolah. Siswa baru dijadwalkan hadir pada 31 Juli berdasarkan undangan dari Dinas Sosial untuk mengikuti rangkaian kegiatan awal dan MPLS.
Sementara itu, jadwal kedatangan siswa lama masih menunggu kepastian kesiapan fasilitas asrama.
"Kalau fasilitas asrama benar-benar siap, siswa lama bisa masuk lebih dulu. Kalau belum, kami fokus menerima siswa baru terlebih dahulu," jelasnya.
Ia mengungkapkan, tantangan utama saat ini masih berkaitan dengan kapasitas asrama. Dari kebutuhan minimal empat gedung asrama untuk menampung seluruh siswa, baru tiga bangunan yang dinyatakan siap digunakan.
Kondisi tersebut membuat keputusan mengenai jadwal masuk siswa lama masih bersifat dinamis dan akan ditetapkan mendekati akhir Juli.
"Keputusannya masih bisa berubah sampai tanggal 30 nanti karena kami menyesuaikan kesiapan bangunan. Yang penting, siswa masuk dalam kondisi fasilitas sudah layak digunakan," pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan