22 Pelajar Berebut Tiket Wakil Samarinda di Ajang Pelopor Keselamatan LLAJ

M Hafiz Alfaruqi • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39 WIB
ILUSTRASI: Pelajar mengikuti seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat Kota Samarinda. HAFIZ/KP
ILUSTRASI: Pelajar mengikuti seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat Kota Samarinda. HAFIZ/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kesadaran sejak usia sekolah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda mulai menyeleksi calon Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang diharapkan menjadi agen perubahan di kalangan generasi muda.

Sebanyak 22 pelajar tingkat SMA sederajat mengikuti seleksi tingkat Kota Samarinda yang digelar pada Rabu (29/7). Dari jumlah tersebut, tiga peserta terbaik akan mewakili Kota Samarinda pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, program Pelajar Pelopor LLAJ merupakan agenda tahunan Kementerian Perhubungan untuk membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga: New XL7 Hybrid Makin Aman, Suzuki Tambah Tiga Fitur Keselamatan Baru

"Hari ini pembukaan seleksi tingkat kota. Dari sekitar 22 pelajar yang mendaftar, besok akan diumumkan tiga orang yang akan mewakili Kota Samarinda ke tingkat provinsi. Selanjutnya, pemenang tingkat provinsi akan mengikuti seleksi nasional," ujarnya, Rabu (29/7).

Para pelajar yang terpilih nantinya tidak hanya berperan sebagai duta keselamatan lalu lintas, tetapi juga menjadi pelopor yang mengedukasi teman sebaya agar lebih tertib berlalu lintas.

"Kami sampaikan kepada mereka, sebagai pelopor harus mengingatkan teman-temannya agar tidak menggunakan sepeda motor ke sekolah jika belum memiliki SIM. Risiko kecelakaan lalu lintas paling tinggi justru terjadi pada usia produktif, termasuk usia anak-anak pelajar," katanya.

Baca Juga: New XL7 Hybrid Jadi Andalan Suzuki Dongkrak Penjualan di Kaltuim dan Kaltara di di Tengah Lesunya Pasar Otomotif

Selain menjadi contoh dalam berlalu lintas, peserta juga dituntut memiliki gagasan dan inovasi untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. "Mereka harus punya ide-ide bagaimana kecelakaan lalu lintas bisa dimitigasi atau direduksi, sehingga targetnya menuju zero accident," jelasnya.

Seleksi dilakukan oleh tim yang terdiri atas unsur Dishub kota dan provinsi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda, serta PT Jasa Raharja. Penilaian meliputi wawasan keselamatan transportasi, kemampuan komunikasi, hingga inovasi yang dituangkan dalam karya ilmiah. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Pelajar Pelopor LLAJ seleksi pelajar Samarinda Pelopor Keselamatan Lalu Lintas keselamatan lalu lintas dishub samarinda