Polnes Gelar Pelatihan Troubleshooting Instalasi Listrik Rumah Tangga di Samarinda, Warga Dibekali Pencegahan Korsleting yang Mengakibatkan Kebakaran

Akbar Sopianto • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:12 WIB
Tim dosen dari Jurusan Teknik Elektro, Polnes menggelar pelatihan ilmu kelistrikan untuk mencegah korsleting listrik. (FOTO AKBAR/KP)
Tim dosen dari Jurusan Teknik Elektro, Polnes menggelar pelatihan ilmu kelistrikan untuk mencegah korsleting listrik. (FOTO AKBAR/KP)

KALTIMPOST.ID-Tim dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang.

Melalui pelatihan troubleshooting instalasi listrik rumah tangga, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam menangani gangguan listrik sekaligus mencegah potensi kecelakaan maupun kebakaran akibat instalasi yang tidak aman.

Ketua Tim PKM Polnes Onglan Nainggolan mengatakan pemahaman dasar mengenai instalasi listrik sangat penting dimiliki masyarakat.

Menurutnya, banyak kasus korsleting hingga kebakaran di kawasan permukiman dipicu minimnya pengetahuan warga mengenai penanganan awal gangguan listrik serta penggunaan komponen yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Baca Juga: RSP Panorama Balikpapan Gelar KB Gratis dan Edukasi Kesehatan Reproduksi di Merdeka Sehat Fest 2026

“Kami hadir untuk memberikan edukasi praktis. Lewat pelatihan ini, warga tidak hanya diajarkan teori keselamatan kerja kelistrikan, tetapi juga mempraktikkan cara mendeteksi kerusakan ringan, seperti sekring yang sering putus, sakelar rusak, hingga pembagian beban listrik yang aman,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Onglan didampingi dua anggota tim dosen, yakni Arbain dan Verra Aullia. Selain memberikan materi teori, tim juga mengajak peserta melakukan simulasi menggunakan demonstration board instalasi listrik yang telah disiapkan bersama mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Polnes.

Pelatihan diikuti 21 peserta yang terdiri atas warga, perwakilan ketua RT, dan tokoh masyarakat Kelurahan Sungai Keledang.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi karena materi yang diberikan dinilai dekat dengan kebutuhan sehari-hari, terutama dalam menghadapi gangguan listrik sederhana di rumah.

Lurah Sungai Keledang Rahmadi mengapresiasi inisiatif civitas akademika Polnes yang menghadirkan edukasi praktis bagi masyarakat.

Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata karena membantu warga memahami cara menggunakan instalasi listrik dengan aman sekaligus mengenali potensi bahaya sejak dini.

Baca Juga: PB Hevindo Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis Tingkat Balikpapan 2026, Raih 7 Medali Emas

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Samarinda. 

Menurutnya, edukasi mengenai keselamatan kelistrikan menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan maupun kebakaran yang kerap berawal dari gangguan instalasi rumah tangga.

Melalui program PKM tersebut, Polnes menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat.

Kolaborasi itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman, mandiri, dan memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya keselamatan instalasi listrik di rumah. (pms/as)

Editor : Romdani.
kebakaran balikpapan korsleting listrik ibu kota nusantara Polnes Samarinda Wali Kota Samarinda Andi Harun