KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Perumda Tirta Kencana Samarinda resmi memasuki bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) dengan meluncurkan produk bermerek Samaqua, Rabu (5/8).
Peresmian dilakukan Wali Kota Samarinda Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri di pabrik Samaqua, Jalan Trikora, Kecamatan Palaran. Produk tersebut diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kota Samarinda.
Wali Kota Andi Harun mengatakan, kehadiran Samaqua bukan semata mengejar keuntungan dalam waktu singkat. Pemerintah justru memberi ruang kepada Perumda Tirta Kencana untuk lebih dulu memperkuat kapasitas produksi, kualitas produk, dan jaringan pemasaran sebelum dituntut memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Baca Juga: Kuat di Usia Dini, PB Terpadu Balikpapan Buka Suara Soal Tantangan Atlet Remaja
"Kami ingin kapasitas produksi meningkat, jangkauan pasar meluas, dan produknya diterima masyarakat. Setelah bisnisnya solid, barulah kita berharap kontribusi optimal terhadap PAD," ujarnya.
Dia menyampaikan, penjualan Samaqua mulai dilakukan sejak hari peluncuran. Namun, distribusinya bertahap sehingga dalam beberapa hari ke depan belum seluruh gerai di Samarinda tersedia. “Targetnya mulai pekan depan produk tersebut sudah lebih mudah dijumpai masyarakat,” singkatnya.
Menurut Andi Harun, pengembangan unit usaha baru ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan APBD terhadap dana transfer pemerintah pusat yang sangat dipengaruhi sektor sumber daya alam.
Dia menilai, Samarinda harus memperkuat sektor perdagangan dan jasa sebagai penopang ekonomi daerah. "Kami tidak boleh selamanya bergantung pada dana transfer. Pelan-pelan penerimaan daerah harus bergeser ke sektor perdagangan dan jasa," tegasnya.
Baca Juga: Pawai Pembangunan Ditiadakan, Perayaan HUT RI ke-81 di Samarinda Digelar Sederhana
Samaqua diproduksi dalam tiga varian, yakni botol 220 ml isi 24 seharga Rp 26 ribu, botol 330 ml isi 24 seharga Rp 37.500, serta galon 19 liter seharga Rp 80 ribu dengan layanan isi ulang Rp 8 ribu.
Dia menjamin pelayanan air bersih sebagaimana tugas utama Perumda Tirta Kencana Samarinda tidak terganggu. Karena unit bisnis AMDK dikelola secara terpisah. "Kami jamin keberadaan bisnis AMDK ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan air bersih karena sejak awal sudah dipisahkan manajemennya," tegasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo