SAMARINDA – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membagikan 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Pembagian bendera yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda tersebut dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Samarinda Kota, Minggu (9/8).
Selain menyemarakkan peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas mengatakan, pembagian bendera merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang kembali dilaksanakan seperti tahun sebelumnya.
Baca Juga: Listrik Tak Standar SNI Rawan Picu Kebakaran, Disdamkarmat Samarinda Buka Hasil Edukasi 2.500 Rumah
Bendera yang dibagikan tersedia dalam berbagai ukuran dan diharapkan menjadi stimulan bagi masyarakat untuk turut menghias lingkungan tempat tinggal masing-masing menjelang 17 Agustus.
“Ini untuk memancing semangat nasionalisme dan cinta tanah air tumbuh dan berkembang. Kita khawatir terjadi erosi atau pengurangan semangat kebangsaan,” ujar Marnabas.
Pengingat Perjuangan Para Pahlawan
Menurut Marnabas, pengibaran Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga menjadi pengingat terhadap perjuangan para pahlawan yang mengorbankan harta, tenaga hingga nyawa demi kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, masyarakat yang kini menikmati hasil kemerdekaan diharapkan dapat mengisinya dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan daerah.
“Kita tinggal menikmati pembangunan, makanya harus diisi dengan kegiatan positif,” jelasnya.
Pemkot Samarinda juga mengarahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tahun ini lebih banyak berlangsung di tingkat masyarakat, mulai dari RT, kelurahan hingga kecamatan.
Pemerintah kota memberikan dukungan anggaran melalui kecamatan dan kelurahan untuk mendorong kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Ada anggaran yang kami salurkan dari tingkat kecamatan-kelurahan,” tambahnya.
Pawai Pembangunan Ditiadakan
Meski perayaan kemerdekaan tetap berlangsung, sejumlah agenda yang biasanya melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan organisasi masyarakat tidak digelar tahun ini.
Salah satunya adalah pawai pembangunan.
Marnabas menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian konsep perayaan agar lebih banyak kegiatan berlangsung di tengah masyarakat.
Namun, agenda utama peringatan kemerdekaan tetap dilaksanakan. Upacara detik-detik Proklamasi akan digelar di Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda.
“Difokuskan ke kegiatan masyarakat. Tidak mengurangi perayaan 17 Agustus,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan