Teras Samarinda 2 Dibuka 1 September, Satpol PP Siapkan 22 Personel dan Pengamanan Tiga Shift

Denny Saputra • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:08 WIB
Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini.
Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini.

KALTIMPOST.ID-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda mulai menyiapkan skema pengamanan untuk Teras Samarinda 2 yang ditargetkan dibuka pada 1 September mendatang.

Puluhan personel diproyeksikan mengisi sejumlah titik penjagaan untuk memastikan kawasan publik tersebut tetap aman selama beroperasi.

Pola pengamanan akan dibagi dalam tiga shift seperti yang diterapkan di Teras Samarinda 1 ketika pembukaan awal September 2024 lalu.

Kepala Satpol PP Samarinda Anis Siswantini menjelaskan, jumlah personel yang dibutuhkan masih dalam tahap penghitungan karena pengamanan harus dibagi dengan tugas lain di sejumlah titik kota.

Baca Juga: Hasil Investigasi Keracunan MBG Bontang, Bakteri Patogen Ditemukan pada Ayam Serundeng dan Gulai

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait pembagian tugas di kawasan tersebut.

“Kami masih menyusun strategi bagaimana menempatkan personel. Apakah mengambil dari anggota BKO, karena kami punya regu dan dalmas, tetapi banyak personel ditempatkan di simpang-simpang,” jelasnya saat peninjauan lapangan, Senin (10/8).

Menurut Anis, kebutuhan personel untuk tiga shift sementara diperkirakan sekitar 22 orang.

Namun angka tersebut masih akan dievaluasi menyesuaikan luas kawasan dan pola pengamanan yang diterapkan.

“Nanti kami pikirkan cukup atau kurang. Kami komunikasi dengan Dishub dan DLH seperti apa,” ujarnya.

Dia menerangkan, pengamanan Teras Samarinda 2 menjadi tantangan karena kawasan tersebut memiliki sejumlah fasilitas publik yang harus dijaga sebelum sepenuhnya diserahkan kepada Pemkot Samarinda.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Bontang, Pemkot Panggil Seluruh SPPG dan Sekolah untuk Perketat Pengawasan

Pengamanan juga perlu didukung sarana prasarana, termasuk pemantauan CCTV dan patroli menggunakan skuter. 

“Kami juga perlu didukung sarpras yang berhubungan dengan keamanan. Paling tidak ada yang patroli ke sana-kemari dalam beberapa jam sekali,” terangnya.

Dia menambahkan, di lokasi juga terdapat dua pos di kawasan tersebut yang sementara dapat dimanfaatkan Satpol PP karena belum digunakan sesuai peruntukan.

Data mengenai jumlah lampu, CCTV, dan fasilitas keamanan lainnya akan dihimpun untuk menjadi bahan pengarahan kepada personel.

“Pada intinya karena ini penugasan tentu kami akan siap. Nanti akan kami laporkan kebutuhannya pada rapat lanjutan,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
ibu kota nusantara satpol pp samarinda Teras Samarinda Wali Kota Samarinda Andi Harun Kutai Barat