SAMARINDA – Rencana perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di Jembatan Achmad Amins, yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran, memasuki tahap persiapan lelang. Pemerintah Kota Samarinda memastikan anggaran sekitar Rp900 juta telah tersedia untuk pekerjaan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, proses pengadaan masih berada di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkot Samarinda. Dokumen administrasi tengah disiapkan sebelum paket pekerjaan ditayangkan untuk proses lelang.
“Masih persiapan lelang, anggaran tersedia,” ujar Hotmarulitua, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, proses pengadaan membutuhkan waktu karena sebelumnya terjadi pergeseran anggaran sekitar Mei-Juni. Setelah seluruh dokumen dinyatakan siap, proses lelang diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.
Dishub Samarinda menargetkan paket pekerjaan dapat ditayangkan pada Agustus 2026. Jika proses berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ditargetkan mulai September.
“Estimasi lelang satu bulan. Target Agustus tayang, September dikerjakan,” terangnya.
Perbaikan PJU Jembatan Achmad Amins diperlukan setelah lampu tematik di jembatan tersebut mengalami padam akibat pencurian kabel. Dalam pekerjaan yang menjadi kewenangan Dishub, sejumlah komponen utama akan diperbaiki atau dipasang kembali, termasuk instalasi kabel, box panel, dan lampu PJU.
Hotmarulitua berharap masyarakat memahami bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan administrasi dan pengadaan. Menurutnya, keterlambatan bukan disebabkan persoalan anggaran karena dana untuk pekerjaan tersebut telah tersedia.
Dishub optimistis perbaikan penerangan di Jembatan Achmad Amins dapat direalisasikan sebelum akhir 2026.
“Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan