Cegah Genangan dan Kerusakan Jalan, BBPJN Kaltim Gencar Bersihkan Drainase Nasional di Samarinda

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 05:42 WIB
Petugas pemeliharaan rutin dari PPK 1.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur saat membersihkan endapan lumpur dan sampah rumah tangga di saluran drainase jalan nasional dalam Kota Samarinda.
Petugas pemeliharaan rutin dari PPK 1.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur saat membersihkan endapan lumpur dan sampah rumah tangga di saluran drainase jalan nasional dalam Kota Samarinda.

KALTIM POST — Menjelang musim hujan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur bergerak cepat. Saluran drainase di sepanjang ruas jalan nasional Dalam Kota Samarinda dibersihkan secara rutin.

Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan PPK 1.5 BBPJN Kaltim. Tujuannya agar air hujan tidak tertahan dan langsung mengalir ke sistem drainase kota.

“Fokus kami memastikan air limpasan di permukaan jalan bisa mengalir lancar. Sekaligus mencegah genangan yang mengganggu lalu lintas dan merusak jalan,” ujar petugas di lapangan, Selasa (12/8/2026).

Drainase Tersumbat Sampah dan Lumpur
Ruas Dalam Kota Samarinda merupakan jalur vital. Setiap hari dilintasi ribuan kendaraan karena menghubungkan kawasan permukiman padat, pusat perdagangan, hingga kantor pemerintahan.

Namun seiring waktu, saluran di sepanjang ruas ini kerap tertutup. Penyebabnya beragam, mulai dari endapan lumpur, sampah rumah tangga, daun kering, hingga sisa material bangunan yang dibuang sembarangan.

Baca Juga: Mengenal Desil 1-10 yang Kini Dikaitkan dengan BBM Subsidi, Begini Cara Ceknya

Padahal secara fungsi, drainase bertugas menampung dan menyalurkan air hujan ke sungai atau saluran kota. Jika tersumbat, kapasitasnya turun drastis. Akibatnya air meluap ke badan jalan.

Genangan Picu Jalan Rusak
Genangan yang lama menggenang sangat berbahaya bagi struktur jalan. Air yang meresap ke pondasi membuat daya dukung jalan melemah.

“Kalau dibiarkan, bisa muncul retak, ambles, sampai berlubang. Umur jalan jadi pendek dan biaya perbaikannya jauh lebih besar dibanding perawatan rutin,” jelas Randi, Koordinator Pengawas Lapangan PPK 1.5 BBPJN Kaltim.

Selain merusak jalan, genangan juga mengancam keselamatan. Randi menyebut risiko aquaplaning tinggi, terutama bagi pengendara motor yang melintas di jalan basah dan tergenang.

Baca Juga: Atasi Genangan Jalur Loa Janan–Kotabangun, BBPJN Kaltim Pasang Gorong-Gorong Raksasa di Jembayan!


Dibersihkan Rutin Sepanjang Tahun

Pembersihan ini juga berdampak ke lingkungan. Saluran yang lancar membuat kawasan lebih bersih, tidak bau, dan mencegah air masuk ke rumah warga saat hujan deras.

PPK 1.5 BBPJN Kaltim menegaskan, pembersihan drainase akan terus dilakukan secara berkala di seluruh segmen jalan nasional Dalam Kota Samarinda.

“Ini untuk menjaga fungsi jalan tetap optimal sepanjang tahun, khususnya saat musim penghujan tiba,” tegas Randi. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
samarinda BBPJN Kaltim