KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan lagi sekadar tugas aparat. Ribuan masyarakat dari berbagai elemen di Kalimantan Timur (Kaltim) turut dikonsolidasikan melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas Polda Kaltim 2026, Kamis (13/8).
Untuk tingkat provinsi, apel dipusatkan di lapangan parkir, Gelora Kadrie Oening, Samarinda dan diikuti sekitar 2.000 peserta. Secara serentak, kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 10 ribu peserta di seluruh wilayah Kaltim.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan, Apel Besar Sabuk Kamtibmas menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.
Baca Juga: 7 Puisi Hari Pramuka 2026 Sarat Pesan Moral dan Kebangsaan untuk Peringatan 14 Agustus
"Hari ini kami dari jajaran kepolisian bersama seluruh elemen masyarakat, Forkopimda, komunitas, ormas, adat, dan pemuda se-Kalimantan Timur serentak melaksanakan Apel Besar Sabuk Kamtibmas," ujarnya.
Menurutnya, kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi seluruh masyarakat. Karena itu, ia mengajak semua pihak menyatukan visi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
"Situasi kamtibmas itu bukan hanya tupoksi TNI dan Polri, tapi tanggung jawab kita semuanya. Mari kita merapatkan barisan agar Kaltim tetap aman, kondusif, dan damai," katanya.
Dalam apel tersebut, peserta juga membacakan Ikrar Sabuk Kamtibmas sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan lingkungan dan memperkuat kerja sama dengan kepolisian.
Endar menyebut sekitar 30 komponen kelompok dan komunitas hadir dalam apel tingkat provinsi. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan optimisme masyarakat untuk menjaga Kaltim tetap aman dan damai.
Baca Juga: 25 Twibbon Hari Pramuka 2026: Gratis dan Praktis, Kuat Menampilkan Semangat Tunas Bangsa
Ia pun mengajak seluruh pihak menghadapi setiap persoalan dengan kepala dingin serta mengutamakan musyawarah.
"Mari kita hadapi semua permasalahan dengan kepala dingin, musyawarah, sehingga situasi Kaltim insyaallah akan tetap terjaga," pungkasnya.
Editor : Ery Supriyadi