Jelang Dibuka, Teras Samarinda Tahap 2 Masih Dibenahi

Denny Saputra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:53 WIB
TUNGGU: Pagar seng yang menutup area Teras Samarinda akan segera dibuka, seiring penyelesaian pekerjaan sebelum masa pemeliharaan berakhir.
TUNGGU: Pagar seng yang menutup area Teras Samarinda akan segera dibuka, seiring penyelesaian pekerjaan sebelum masa pemeliharaan berakhir.

SAMARINDA-  Pembukaan Teras Samarinda tahap 2 di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Samarinda kota, yang ditargetkan akhir Agustus masih dibarengi sejumlah pekerjaan perbaikan. Kontraktor terus melakukan pembenahan di sejumlah titik, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda mengawasi pekerjaan sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Sejumlah fasilitas mulai dari playground, kabel, rumput, pohon hingga cat masih menjadi perhatian sebelum kawasan tersebut dibuka untuk masyarakat.

PPK pembangunan Teras Samarinda tahap 2 DPUPR Samarinda Ilhamsyah mengatakan, masa pemeliharaan proyek tersebut berakhir pada 20 Agustus 2026. Karena itu, kontraktor masih memiliki waktu untuk menyelesaikan sejumlah perbaikan yang ditemukan selama masa pemeliharaan. “Masa pemeliharaan berakhir 20 Agustus 2026,” ujarnya, Senin (17/8).

Dia menjelaskan, beberapa kerusakan terjadi pada fasilitas playground yang diduga akibat digunakan oleh orang dewasa. Selain itu, terdapat sejumlah kabel yang hilang serta kondisi rumput dan pohon yang belum seluruhnya optimal. “Nanti pohon yang mati akan diganti, sementara rumput akan dirawat lagi agar kembali hijau,” jelasnya.

Dia menerangkan, pembenahan juga mencakup bagian-bagian yang mengalami pemudaran warna. Tim kontraktor diminta memastikan fasilitas dan elemen kawasan dalam kondisi layak sebelum pekerjaan dinyatakan selesai dalam masa pemeliharaan. “Cat-cat yang pudar juga akan diperbaiki,” terangnya.

Sedangkan terkait pasar seng berwarna biru yang masih menutup area proyek, Ilhamsyah menyebut pembukaannya masih menunggu arahan pemerintah kota. Pembukaan diperkirakan dilakukan sekitar 20 Agustus, namun teknis titik pembukaan masih menunggu keputusan. “Tunggu arahan Pak Asisten II, kemungkinan 20 Agustus,” singkatnya.

Dia menambahkan, area outlet saluran Pasar Pagi juga direncanakan ditutup sementara karena berkaitan dengan rencana pemasangan pompa air. Sementara itu, rencana penggunaan material masih dalam proses pengajuan kepada pimpnan. “Rencana mau ditutup sementara karena rencana pompa air di situ,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy, menyampaikan hasil peninjauan lapangan menjadi dasar evaluasi dan pemkot telah menyampaikan sejumlah catatan kepada kontraktor. Beberapa kerusakan ditemukan pada paving, keramik hingga taman yang dinilai belum layak diterima.

“Ada beberapa tempat yang paving-nya rusak, keramiknya pecah, tamannya kurang bagus. Kita minta segera diperbaiki dan deadline sampai 20 Agustus harus sudah clear,” ujarnya.

Menurut Marnabas, setelah proses perbaikan selesai, pengelolaan kawasan akan dibagi kepada sejumlah OPD hingga akhir 2026. Peresmian ditargetkan pada 29 Agustus, setelah penyerahan kawasan dan peninjauan langsung oleh Wali Kota Samarinda. “Insyaallah, sangat-sangat optimis karena memang sudah siap. Cuma ada beberapa titik yang menurut kami belum layak untuk diterima,” jelasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
DPUPR Samarinda Teras Samarinda tahap 2 Marnabas Patiroy Ilhamsyah