LPG Dikirim Lewat Jalur Alternatif, Pertamina Dukung Operasi Pasar di Mahakam Ulu

Denny Saputra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:59 WIB
i
MENDESAK: Truk angkutan LPG dari Pertamina Patra Niaga bersiap berangkat dari Samarinda menuju Kabupaten Mahakam Ulu, cegah krisis energi.

SAMARINDA- Surutnya Sungai Mahakam akibat kemarau panjang membuat distribusi kebutuhan masyarakat ke Kabupaten Mahakam Ulu menghadapi tantangan. Kondisi tersebut mendorong PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyesuaikan pola pengiriman LPG untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia. Dukungan itu dilakukan bersamaan dengan pengiriman komoditas sembako untuk mendukung operasi pasar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di Long Bagun, Mahakam Ulu.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, pengiriman tersebut merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap pemenuhan kebutuhan energi sekaligus upaya membantu menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Distribusi tetap dilakukan meski kondisi jalur transportasi menghadapi kendala akibat surutnya debit Sungai Mahakam.

“Kami terus berkoordinasi dan mendukung upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan masyarakat di Mahakam Ulu tetap terpenuhi,” Senin (17/8).

Dia menjelaskan, pengiriman dilakukan pada Senin (17/8), bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, dari Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda menuju Long Bagun. Pertamina Patra Niaga melalui mitra penyalur mengirimkan 720 tabung LPG 3 kilogram dalam satu truk serta 200 tabung Bright Gas 12 kilogram dalam satu truk.

“Karena itu, kami bersama mitra penyalur melakukan penyesuaian pola pengiriman agar kebutuhan LPG masyarakat tetap dapat disalurkan,” jelasnya.

Dia menerangkan, distribusi menggunakan kombinasi jalur darat untuk menyesuaikan kondisi akses menuju Mahakam Ulu. Dari Samarinda menuju Long Iram, Kutai Barat, LPG diangkut menggunakan truk, kemudian dilanjutkan dari Long Iram menuju Long Bagun menggunakan kendaraan pick-up single cabin double gardan.

“Pengiriman melalui jalur alternatif ini merupakan bagian dari langkah adaptif untuk menghadapi kondisi distribusi yang cukup menantang akibat surutnya debit Sungai Mahakam,” terangnya.

Dia menambaahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi dinamika distribusi di lapangan. Penyesuaian moda transportasi tetap memperhatikan keselamatan dan ketepatan distribusi.

“Pertamina berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik bersama pemerintah dan mitra di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terlayani secara optimal,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Operasi Pasar di Mahulu pt pertamina patra niaga regional kalimantan distribusi lpg Edi Mangun