KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - DPD Demokrat Kaltim menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk turun lebih dekat ke warga. Langkah itu sekaligus jadi rangkaian menyambut ulang tahun Partai Demokrat pada 9 September mendatang.
Para pengurus partai berlambang mercy itu tak hanya mengandalkan kader mereka yang duduk di kursi legislatif untuk mendengar aspirasi warga. Tapi juga terjun langsung membuka ruang dialog bersama warga, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk Aspirasi Kemerdekaan itu mempertemukan Ketua DPD Demokrat Kaltim, Bambang Soepriadi dengan kelompok dasawisma di Jalan Perintis 2, Gang Pisang, RT 19, Lok Bahu, Sungai Kunjang, Samarinda.
Dari pertemuan itu, sejumlah persoalan disampaikan warga. Kelompok dasawisma yang bergerak di sektor pertanian mengeluhkan kebutuhan dasar untuk bertani, mulai dari bibit, pupuk, obat hama, hingga persoalan irigasi.
Bambang memastikan aspirasi tersebut tidak sekadar dicatat, tapi juga akan dikawal secara berjenjang untuk diperjuangkan.
Mulai dari DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI.
“Akan kami kawal sampai pusat untuk diperjuangkan lewat kawan-kawan di DPR RI,” katanya seusai kegiatan.
Menurut Bambang, suara petani perlu mendapat tempat dalam penyusunan kebijakan. Terlebih, persoalan yang dihadapi warga di lapangan kerap tidak selesai hanya dengan program di tingkat daerah.
Namun dia menegaskan, strategi terjun langsung serap aspirasi yang dilakukan Demokrat Kaltim tidak hanya menyasar sektor pertanian. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga ekonomi juga dihimpun.
Karena, kata Bambang, bagi Demokrat kemerdekaan tidak cukup diperingati dengan seremoni. Ada ukuran yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari kemerdekaan itu sendiri.
“Ini kebetulan lagi serap aspirasi petani. Ini bagian untuk melihat apa yang belum dirasakan warga untuk merdeka di hari kemerdekaan,” singkatnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki