SAMARINDA- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Samarinda mendorong sejumlah pihak turun tangan. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal Samarinda membagikan 1.500 masker gratis kepada masyarakat.
Bantuan tersebut disalurkan dalam aksi pembagian masker yang diinisiasi Keluarga Besar Info Taruna Samarinda (ITS), Kamis (27/8). Pembagian dipusatkan di kawasan Perempatan Mall Lembuswana dan sekitar Masjid Al Ma’ruf yang menjadi titik dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PPN Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina Peduli terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak penurunan kualitas udara.
“Melalui bantuan masker ini, kami berharap dapat membantu mengurangi paparan langsung terhadap asap sekaligus mendorong masyarakat lebih memperhatikan kesehatan pernapasan selama kualitas udara menurun,” ujarnya, dikonfirmasi, Rabu (2/9).
Fuel Terminal Samarinda menyerahkan 60 kotak masker. Setiap kotak berisi 25 masker sehingga total bantuan mencapai 1.500 masker. Seluruhnya kemudian dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Iini merupakan bagian dari gerakan Open Donasi Masker yang digagas ITS dengan target 10 ribu masker. Pengumpulan donasi melibatkan berbagai instansi, organisasi, komunitas, hingga masyarakat,” julasnya.
Dia menambahkan, penanganan dampak kabut asap membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar bantuan dapat bergerak cepat dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina juga mengimbau warga yang beraktivitas di luar ruangan menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh, mencukupi kebutuhan air minum, serta mengikuti informasi resmi pemerintah terkait perkembangan kualitas udara.
“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Pemkot Samarinda, Polresta Samarinda, BPBD, Dinas Kesehatan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB), komunitas, organisasi masyarakat, dan relawan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani