Harga Turun Bukan Berarti Varia Niaga Kurangi Stok, Malah Borong

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB
KOMODITAS: Ayam karkas beku jadi salah satu komoditas utama dari Varia Niaga. Didukung dengan fasilitas cold storage yang memadai.
KOMODITAS: Ayam karkas beku jadi salah satu komoditas utama dari Varia Niaga. Didukung dengan fasilitas cold storage yang memadai.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda menerapkan strategi berbeda dalam menjaga pasokan pangan ketika harga komoditas di daerah pemasok mengalami perubahan.

Saat harga turun, perusahaan justru meningkatkan pembelian. Dikatakan Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda Syamsuddin Hamade, strategi tersebut terutama dilakukan untuk komoditas ayam karkas dan telur yang menjadi komoditas utama perusahaan.

Untuk ayam karkas, Varia Niaga melakukan pemesanan kepada sejumlah pemasok besar di Jawa dan Sulawesi. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi harga di daerah asal. “Kalau harga naik kayak ini kita pasti order barangnya enggak banyak. Tapi kalau harga turun di Jawa atau Sulawesi, kami order banyak," sebut Syamsuddin. 

Menurutnya, perusahaan tidak bertujuan melakukan penimbunan komoditas untuk menaikkan harga. Sebaliknya, pembelian dalam jumlah lebih besar ketika harga sedang rendah dilakukan agar pasokan dapat digunakan untuk menjaga harga di Samarinda. “Bukan kita mengepul ya. Tapi karena untuk stabilisasi harga ketika di sini mulai naik. Karena salah tugas kami kan itu,” tegasnya.

Varia Niaga menjalankan fungsi sebagai distributor pertama atau D1. Untuk mendukung aktivitas tersebut, perusahaan telah menyiapkan fasilitas cold storage untuk ayam serta gudang untuk telur. “Intinya kita adalah pemain D1, pemain distributor satu," jelasnya.

Pola tersebut juga diterapkan dengan mempertimbangkan momentum yang berpotensi meningkatkan tekanan harga, seperti hari besar keagamaan maupun kondisi pasokan dari daerah asal.

Syamsuddin mengatakan, perusahaan sudah memetakan momentum yang biasanya memengaruhi inflasi pangan. “Pasti kita sudah tahu ritmenya. Inflasi itu ketika kapan. Ketika hari besar atau ketika alam lagi tidak bagus,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Varia Niaga berupaya melakukan pengadaan lebih awal untuk mengantisipasi gangguan pasokan sekaligus menjaga ketersediaan komoditas di Samarinda. (*)

Editor : Ismet Rifani
Perumda Varia Niaga Samarinda jaga stok pangan Syamsuddin Hamade