SAMARINDA- Kekeringan turut berdampak terhadap ketersediaan air bersih di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Samarinda, Kecamatan Palaran. Kondisi tersebut sempat membuat pasokan air di sekolah yang berada di bawah kendali Kementerian Sosial (Kemensos) RI itu mengalami kendala.
Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda telah berkoordinasi dengan pengelola SRT 2 untuk memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi. Dinsos juga mengarahkan pihak sekolah agar berkoordinasi langsung dengan Perumda Tirta Kencana Samarinda terkait pasokan air.
Kepala Dinsos PM Samarinda Arif Surochman mengatakan, kendala pasokan air sempat terjadi pada pekan lalu. Namun, kondisi tersebut langsung dikoordinasikan dengan pihak pengelola SRT.
“Memang ada kendala air sekitar minggu lalu. Kami ada koordinasi dengan SRT dan mengarahkan mereka untuk berkoordinasi langsung dengan PDAM. Itu sudah ditindaklanjuti dan mereka sudah bersurat ke PDAM,” ujarnya, Senin (14/9).
Arif menjelaskan, pengelolaan SRT 2 memiliki mekanisme tersendiri karena secara kelembagaan berada di bawah Kemensos. Termasuk dalam hal pendanaan dan pengelolaan operasional sekolah.
Karena itu, intervensi Dinsos PM Samarinda lebih diarahkan pada aspek sosial dan kondisi peserta didik. Sementara persoalan teknis terkait pemenuhan air bersih diserahkan kepada pengelola SRT bersama instansi teknis.
“Karena mereka satuan sendiri. Kami membantu mengoordinasikan dan mengarahkan. Kami lebih kepada masalah kesiswaan, kemiskinan, dan memastikan anak-anak di sana tetap bisa sekolah kalau ada kendala,” jelasnya.
Di tengah keterbatasan pasokan air, bantuan juga datang dari TNI. Menurut Arif, distribusi air dengan armada TNI membuat kebutuhan air bersih di SRT 2 dapat dipenuhi lebih cepat. "Karena keterbatasan produksi, pasokan air harus menunggu antrean karena kebutuhan air bersih juga harus dibagi dengan sejumlah pihak lain," singkatnya.
Arif memastikan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kegiatan belajar mengajar di SRT 2 telah kembali berjalan dan kebutuhan air saat ini tersedia.
Dia juga meminta setiap perkembangan terkait kondisi sekolah disampaikan secara resmi melalui surat. Dengan begitu, Dinsos PM memiliki dasar informasi yang jelas untuk mengetahui kondisi dan menentukan langkah koordinasi yang diperlukan.
“Kalau ada pemberitahuan atau langsung melalui telepon, kami bisa tahu. Tapi kami juga meminta surat resmi supaya terinformasi,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani