Produk Kaltim Laris Manis di Pameran MTQ Nasional

Eko Pralistio • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 19:53 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menyambangi stan Kaltim di pameran MTQ Nasional di Lapangan Parkir Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Semarang, Jumat malam (18/9/2026). (FOTO/EKO)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menyambangi stan Kaltim di pameran MTQ Nasional di Lapangan Parkir Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Semarang, Jumat malam (18/9/2026). (FOTO/EKO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Bukan hanya suara merdu para qari dan qariah yang menarik perhatian dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI 2026.

Produk-produk khas Kalimantan Timur juga mencuri perhatian pengunjung pameran MTQ Nasional di Lapangan Parkir Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Semarang.

Buktinya, sebagian besar produk yang dibawa kontingen Kaltim melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim nyaris ludes terjual. Pakaian daerah hingga makanan khas Benua Etam menjadi incaran pengunjung.

Kondisi itu terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menyambangi stan Kaltim, Jumat malam (18/9). Sebelum menyaksikan langsung final Tilawah Al-Qur’an golongan dewasa, Sri menyempatkan diri melihat aktivitas pameran yang menjadi bagian dari rangkaian MTQN XXXI.

“Alhamdulillah, produk-produk kita banyak diminati. Karena kita menjual dengan harga yang tidak mengambil selisih terlalu besar, banyak sekali masyarakat yang berkunjung ke stan kita. Hampir semua produk yang dibawa habis terjual,” kata Sri.

Sekda Kaltim Sri Wahyuni di pameran MTQN XXXI 2026, Jumat (18/9/2026) malam. (IST)
Sekda Kaltim Sri Wahyuni di pameran MTQN XXXI 2026, Jumat (18/9/2026) malam. (FOTO/EKO)

Pameran MTQ Nasional yang berlangsung 12–19 September tersebut memang tak hanya menyajikan produk bernuansa Islami.

Beragam produk UMKM Nusantara, produk unggulan daerah, kerajinan, fesyen, kuliner halal, kaligrafi, hingga berbagai kreasi Islami turut dipamerkan.

Stan Kaltim menjadi salah satu ruang promosi bagi pelaku UMKM dan produk unggulan daerah. Tingginya animo pengunjung, menurut Sri, menjadi catatan tersendiri bagi Kaltim.

Bukan soal penjualan semata. Respons pengunjung menunjukkan produk khas daerah masih memiliki ruang pasar ketika dibawa ke panggung nasional.

“Ke depan, pada saat mengikuti pameran MTQ Nasional, tentu kita harus lebih banyak mempersiapkan stok lagi,” ujarnya.

Sri menyebut, sejumlah pengunjung bahkan secara khusus mencari produk khas Kaltim. Pakaian daerah dan makanan khas menjadi beberapa produk yang banyak ditanyakan.

“Meskipun ini pameran MTQ, banyak juga masyarakat yang mencari produk Kaltim, seperti pakaian daerah dan makanan khas Kaltim. Oleh karena itu, ke depan kita harus menyempurnakan produk pameran kita,” jelasnya.

Karena itu, partisipasi Kaltim dalam pameran nasional tak sebatas pelengkap rangkaian kegiatan MTQN. Ajang tersebut sekaligus menjadi etalase untuk mengenalkan produk Benua Etam kepada masyarakat dari berbagai daerah. (*)

Editor : Almasrifah
MTQN XXXI Semarang produk khas Kalimantan semarang pameran mtq nasional