Gubernur Rudy Mas'ud Ungkap Masalah Pemadaman Listrik Secara Bergilir di Kaltim

Eko Pralistio • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 16:50 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Mas
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat memberikan keterangan kepada awak media. (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyebut pemadaman listrik secara bergilir di beberapa daerah tak disebabkan pasokan batu bara yang kurang.

Pemadaman itu disebut dilakukan lantaran mesin pembangkit listrik di sejumlah daerah disebut sedang dalam perbaikan.

Pernyataan itu dia sampaikan setelah melakukan kunjungan kerja di Kementrian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM), khususnya bidang ketenagalistrikan, beberapa waktu lalu.

Pada pertemuan itu, Rudy mengeklaim mendapat penjelasan tentang gangguan pemangkit listrik swasta, atau yang disebut Independent Power Producer (IPP).

“Yang disampaikan berkaitan dengan beberapa IPP yang ada di Kalimantan ini, yang men-support Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, mengalami gangguan,” kata Rudy, selepas rapat bersama OPD di kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/9).

Rudy menyebut kapastias pembangkit listrik yang terdampak gangguan mencapai sekitar 100 megawatt. Penyababnya disebut bukan karena batu bara yang kurang.

“Masalahnya bukan batu baranya, tapi yang bermasalah adalah engine-nya (mesinnya),” ujarnya.

Rudy menjelaskan, sejumlah pembangkit saat ini memang sedang menjalani maintenance overhaul. Istilah tersebut merujuk pada perawatan dan pemeriksaan besar terhadap mesin pembangkit, termasuk perbaikan komponen yang diperlukan.

Masalahnya, lanjut dia, proses perawatan tersebut berlangsung hampir bersamaan pada sejumlah pembangkit. Kondisi itu kemudian turut memengaruhi pasokan listrik yang diterima masyarakat.

Nah, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu tidak lebih dari 10 hari.

“Yang jelas, disampaikan kemarin tidak lebih daripada 10 hari pemadamannya. Mudah-mudahan sudah bisa berkurang atau sudah tidak terjadi lagi di Kaltim,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
gubernur kaltim rudy mas'ud pemadaman listrik bergilir pembangkit listrik alami gangguan