Terpadu Fest 2026 Ditutup, Sekolah Terpadu Samarinda Genap Setahun

Denny Saputra • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:19 WIB
DUKUNGAN: Saefuddin Zuhri bersama jajaran dan murid Sekolah Terpadu, Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (30/9).
DUKUNGAN: Saefuddin Zuhri bersama jajaran dan murid Sekolah Terpadu, Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (30/9).

SAMARINDA- Kemeriahan mewarnai penutupan Terpadu Fest 2026 di kompleks Sekolah Terpadu Samarinda, Rabu (30/9). Agenda yang berlangsung selama tiga hari sejak Senin (28/9) tersebut menjadi rangkaian peringatan hari jadi pertama sekolah yang menaungi SDN 028, SMP 16, dan SMA Prestasi Samarinda.

Penutupan ditandai dengan student performance dan puncak acara yang menampilkan kreativitas peserta didik dari tiga jenjang pendidikan. Selain pertunjukan siswa, Terpadu Fest juga diisi berbagai perlombaan dan Bazar Terpadu.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi perkembangan Sekolah Terpadu meski baru memasuki usia satu tahun. Menurut dia, perkembangan tersebut terlihat dari keberanian dan keceriaan siswa saat tampil di hadapan publik.

“Kalau  melihat siswa-siswanya tadi, anak-anaknya benar-benar ceria. Anak-anak yang mampu menghadapi audiens, happy dan tidak demam panggung,” ujarnya.

Dia menilai pengembangan kemampuan siswa juga terlihat dari pembelajaran bahasa yang diberikan. Selain bahasa Indonesia dan Inggris, siswa juga mendapatkan pembelajaran bahasa Mandarin."Kami berikan apresiasi dan semoga tahun-tahun ke depan lebih baik," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SD 028 Samarinda Chelda Yuliana mengatakan Terpadu Fest kali ini mengusung tema United We Grow. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembentukan budaya bersama antarsatuan pendidikan yang berada dalam satu kompleks.

“Kami berharap tiga jenjang ini terus bertumbuh dalam satu lembaga pendidikan dan satu lokasi, yaitu Sekolah Terpadu,” tegasnya.

Ke depan, lanjut dia, Terpadu Fest diharapkan menjadi agenda tahunan sekaligus tradisi sekolah. Dukungan orang tua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Pemkot Samarinda juga dinilai penting untuk mengembangkan berbagai program sekolah. "Dengan demikian maka bisa menumbuhkan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya dan berdaya saing," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui penutupan diisi berbagai acara dari berbagai penampilan tari, paduan suara, assmble musik hingga vokal dari murid sekolah Terpadu dan dimeriahkan bazar UMKM dari warga sekitar sekolah. (*)

Editor : Ismet Rifani
Terpadu Fest 2026 Disdikbud Samarinda saefuddin zuhri Wakil Wali Kota Samarinda