Perpustakaan Kaltim Buka Layanan hingga Malam, Layani Pengunjung Akhir Pekan

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:10 WIB
DIPERPANJANG: Pengunjung memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Provinsi Kaltim di Jalan Ir H Juanda, Samarinda. Mulai Senin (5/10), perpustakaan membuka layanan hingga pukul 20.00 Wita pada Senin-Kamis serta layanan akhir pekan pada Jumat dan Sabtu.
DIPERPANJANG: Pengunjung memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Provinsi Kaltim di Jalan Ir H Juanda, Samarinda. Mulai Senin (5/10), perpustakaan membuka layanan hingga pukul 20.00 Wita pada Senin-Kamis serta layanan akhir pekan pada Jumat dan Sabtu.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Masyarakat kini memiliki lebih banyak waktu untuk memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Provinsi Kaltim. Sejak Senin (5/10), perpustakaan di Jalan Ir H Juanda Nomor 4 Samarinda memperpanjang jam pelayanan hingga malam hari dan membuka layanan pada akhir pekan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim Lisa Hasliana mengatakan, kebijakan tersebut diterapkan untuk menjawab permintaan masyarakat yang menginginkan jam layanan perpustakaan kembali lebih panjang seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Petugas kami terapkan dua shift penjagaan, yakni pada pagi hari pukul 07.30-16.00 Wita dan siang hari pukul 12.00-20.00 Wita. Semua jenis pelayanan di seluruh lantai juga dibuka, sehingga masyarakat tetap bisa memperoleh layanan kendati malam hari atau pada saat akhir pekan,” kata Lisa.

Baca Juga: Impor Kaltim Turun, Aktivitas Lima Pelabuhan Bongkar Melambat 14,85 Persen

Dengan perubahan tersebut, layanan perpustakaan dibuka Senin hingga Kamis pukul 07.30-20.00 Wita. Sementara Jumat dan Sabtu, pelayanan berlangsung pukul 08.00-15.00 Wita.

Lisa berharap penambahan waktu operasional dapat meningkatkan kunjungan sekaligus mengubah cara masyarakat memandang perpustakaan. Menurutnya, perpustakaan tidak lagi sebatas tempat membaca atau meminjam buku, tetapi dapat menjadi ruang untuk bekerja dan berkegiatan.

“Kita berharap perpustakaan menjadi pilihan untuk berkegiatan, tidak hanya kedai kopi atau pusat perbelanjaan. Tuntutan perpustakaan saat ini adalah rumah untuk berkarya bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan. Di lantai tiga terdapat coworking space berupa ruang diskusi dan ruang lesehan. Sementara lantai satu memiliki Ruang Perpustakaan Digital dan Otomasi yang dilengkapi jaringan Wi-Fi berkecepatan 100 Mbps.

Baca Juga: Gulma Penuhi Polder Gang Indra, DPUPR Turunkan Personel untuk Pembersihan 

Pengunjung yang datang pada Jumat dan Sabtu juga dapat mengikuti library tour. Perpustakaan menyediakan tas untuk pengunjung sehingga barang bawaan dapat dititipkan selama berada di dalam area layanan.

Dari sisi koleksi, Perpustakaan Kaltim juga menambah 338 eksemplar buku yang terdiri dari 199 judul sepanjang 2026.

Lisa mengatakan fasilitas perpustakaan terbuka pula bagi pegiat literasi dan komunitas yang ingin menggelar kegiatan. Pemanfaatan ruang akan difasilitasi dengan petugas yang ditunjuk sebagai narahubung sekaligus penanggung jawab kegiatan.

“Perpustakaan sekarang zamannya bertransformasi menjadi inklusi sosial. Ruangan dapat dimanfaatkan untuk bekerja, diskusi, mengerjakan tugas, dan aktivitas lainnya,” jelasnya.

Menurut Lisa, tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu dasar DPK Kaltim menerapkan jam layanan baru. Dukungan Pemprov Kaltim juga disebut mendorong perpustakaan untuk terus memperluas pelayanan.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang tersedia, termasuk menyampaikan kritik dan saran untuk pengembangan layanan Perpustakaan Kaltim. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Layanan Publik Kaltim Literasi Samarinda Perpustakaan Kaltim samarinda DPK Kaltim