SAMARINDA – Akses Jalan RE Martadinata, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di depan Bank BTN, kembali dibuka untuk lalu lintas, Rabu (7/10). Sebelumnya, arus kendaraan di kawasan tersebut dialihkan karena pekerjaan peningkatan drainase dalam proyek penanganan subsistem drainase Jalan Pasundan menuju Sungai Mahakam.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Samarinda Darmadi mengatakan, pembukaan kembali akses dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Meski permukaan jalan belum diaspal, struktur jalan pada bagian yang telah dikerjakan dinilai aman dilalui kendaraan.
“Karena lalu lintas, untuk mengurangi kemacetan kami buka. Untuk pengaspalan masih menunggu ketersediaan aspal di Samarinda yang masih kosong,” ujarnya.
Menurut Darmadi, pekerjaan sebelumnya sempat terkendala pemindahan jaringan pipa air bersih lama yang berada di jalur proyek. Pemindahan tersebut memakan waktu sekitar tiga minggu dan kini telah diselesaikan Perumda Tirta Kencana.
Baca Juga: Proyek 7.719 Jargas Baru Samarinda Tuntas, Pemkot Masih Tunggu Jadwal Pengaliran ESDM
Setelah kendala utilitas tersebut selesai, DPUPR kini melanjutkan pembangunan drainase, termasuk pembersihan area serta pembangunan pompa dan rumah pompa.
“Sekarang fokus kami menyelesaikan pembangunan drainase, pembersihan dan membangun pompa air serta rumah pompa,” jelasnya.
Progres keseluruhan proyek saat ini mencapai sekitar 30 persen. Pekerjaan yang dibiayai APBD 2026 tersebut memiliki nilai kontrak Rp19,065 miliar dengan masa pelaksanaan 7 Juli hingga 11 Desember 2026.
Secara teknis, proyek mencakup pembangunan saluran utama sepanjang 197,7 meter yang mengarah langsung ke Sungai Mahakam. Saluran tersebut memiliki lebar sekitar 5 meter dan menjadi jalur pembuangan dari sistem drainase kawasan Pasundan menuju hilir.
Selain saluran utama, proyek mencakup pembangunan rumah pompa dan pemasangan pompa berkapasitas sekitar 0,5 meter kubik per detik. Sistem tersebut juga dilengkapi tiga pintu air, terdiri atas dua pintu manual dan satu pintu otomatis dengan dimensi sekitar 1,2 x 3 meter.
Darmadi mengatakan, sistem tersebut ditargetkan meningkatkan kapasitas aliran sekaligus mempercepat pembuangan air dari kawasan Pasundan menuju Sungai Mahakam setelah seluruh pekerjaan rampung.
“Strukturnya aman, pekerjaan tinggal dilanjutkan sampai selesai,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan