KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Upaya membersihkan lahan kering dengan cara dibakar berujung petaka. Jemo (58) mengalami luka bakar serius setelah ditemukan terkapar di area semak yang terbakar di Jalan Anggur, Gang SD, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa (13/10).
Korban mengalami luka bakar pada bagian tubuh bawah dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, penyebab kebakaran dan kronologi kejadian masih didalami kepolisian.
Ketua RT 55, La Edi, mengaku terkejut saat mendapat informasi mengenai kebakaran tersebut. Ia bergegas menuju lokasi untuk memastikan kondisi di sekitar tempat kejadian.
Baca Juga: Fasilitas Lengkap, Gerai Koperasi Merah Putih Gunung Bahagia Masih Sepi Barang
“Saat saya datang ke lokasi, dikasih tahu ada kebakaran, saya langsung lari juga. Awalnya saya teriak-teriak, tidak ada orang. Begitu saya naik sampai ke atas, baru saya dengar di bawah ada korban,” ujarnya.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi membenarkan insiden tersebut. Menurut dia, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran lahan sekaligus memastikan bagaimana korban bisa mengalami luka bakar.
“Ini masih kita dalami dengan saksi-saksi yang banyak ini. Mudah-mudahan nanti bisa memberikan keterangan yang valid supaya kita bisa pastikan penyebab apinya, baik dari lahan maupun yang menyebabkan korban mengalami kebakaran,” jelasnya.
Baca Juga: Kebakaran di Tenggarong, Perjuangan Ayah Selamatkan Dua Buah Hati Berakhir Pilu
Proses pemadaman di lokasi turut melibatkan BPBD, relawan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), personel kepolisian, serta Koramil. Asriadi menyebutkan, sejauh ini satu orang dilaporkan menjadi korban dan masih menjalani perawatan medis.
“Kita berdoa mudah-mudahan tertolong untuk korbannya,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi