KALTIMPOST.ID, Pada Kamis (22/8) sejumlah publik figur, seperti komika, sineas, dan selebritas lainnya berbaur bersama massa berbagai aliansi ikut dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Aksi unjuk rasa merupakan bentuk penolakan terhadap pengesahan revisi Undang-Undang Pilkada (RUU Pilkada) pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ambang batas pencalonan kepala daerah.
Beberapa komika yang terpantau dalam aksi itu di antaranya Arie Kriting, Bintang Emon, Rigen, Abdel Ahcrian, Abdur Arsyad, hingga Adjis Doa Ibu, termasuk sutradara Joko Anwar.
Kehadiran para komika di tengah aksi unjuk rasa tentu memunculkan gelak tawa. Sebab, mereka menyindir para anggota DPR dengan cara yang jenaka. Juga menambah semangat dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung.
“Tolong bapak-bapak di dalam jangan terlalu kocak. Kalau kalian kocak, kami kerja apa?” tutur Arie Kriting yang disambut dengan gelak tawa massa.
Para publik figur berpartisipasi dalam unjuk rasa ini guna menuntut DPR membatalkan pengesahan revisi Undang-Undang Pilkada.
Sebagaimana diketahui, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI sepakat membahas RUU Pilkada pada sidang paripurna. Pada rapat pengambilan keputusan hasil pembahasan RUU Pilkada, hanya PDIP yang menyatakan ketidaksetujuan bila RUU dibawa ke tahap berikutnya.
Editor : Hernawati